zonamerahnews – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di ruas Tol Serang-Panimbang (Tol Serpan), Kabupaten Lebak, Banten, pada Kamis pagi (26/3). Seekor rusa liar secara tak terduga menabrak sebuah mobil di KM 88, tak jauh dari Gerbang Tol (GT) Rangkasbitung, memicu kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan dan keberadaan satwa liar di jalur bebas hambatan tersebut. Bangkai hewan itu segera dievakuasi untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Muhammad Albagir, Manajer Pemasaran Strategis Wika Serpan, mengonfirmasi kejadian nahas ini. "Peristiwa itu terjadi pada Kamis pagi, sekitar pukul 08.00-09.00 WIB. Pengendara melaju dengan kecepatan sedang, dan tiba-tiba seekor rusa muncul menyeberang jalur tol, hanya sedikit lagi sebelum keluar di GT Rangkasbitung," jelas Albagir saat dihubungi oleh zonamerahnews.com pada Jumat (27/3).

Albagir menambahkan bahwa ruas Tol Serpan memang dikenal sebagai area yang masih sering dilintasi berbagai satwa liar, mulai dari biawak hingga anjing hutan. Namun, insiden yang melibatkan rusa ini adalah yang pertama kali terjadi. "Kami menduga, rusa tersebut bukan berasal dari habitat alami di sekitar lokasi kejadian. Ada kemungkinan rusa itu merupakan hewan peliharaan atau berasal dari penangkaran di wilayah tersebut yang entah bagaimana bisa lepas," papar Albagir, mencoba mengurai misteri kemunculan rusa di tengah jalan tol.
Beruntungnya, pengendara mobil dilaporkan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka sedikit pun, meskipun bagian depan kendaraannya penyok akibat benturan keras. Menanggapi insiden ini, pihak pengelola tol berjanji akan meningkatkan langkah-langkah pengamanan. "Sebagai langkah antisipasi ke depan, kami akan menambah pengamanan berupa pagar di titik-titik yang teridentifikasi rawan menjadi jalur penyeberangan hewan. Ini untuk meminimalisir risiko serupa terulang," tegas Albagir.
Sementara itu, ruas Tol Serpan Seksi 2, yang menghubungkan Rangkasbitung-Cikulur-Cileles, telah ditutup sementara sejak Kamis (26/3) pukul 17.00 WIB. Penutupan ini dilakukan setelah sebelumnya difungsikan dan sukses melayani sekitar 150 ribu kendaraan selama periode arus mudik dan balik tahun 2026 yang lalu.
Rencananya, Tol Serpan Seksi 2 akan dibuka penuh pada semester kedua tahun 2026, setelah fase fungsionalnya berakhir. Sejak pertama kali dibuka sebagai jalur fungsional pada 12 Maret 2026, keberadaan tol ini telah secara signifikan mempersingkat waktu tempuh bagi para pengguna jalan yang ingin menuju Serang, Lebak, dan Pandeglang, baik untuk keperluan mudik, balik, maupun wisata. Destinasi populer seperti Tanjung Lesung di Pandeglang dan kawasan Suku Baduy di Lebak menjadi lebih mudah dijangkau, menarik banyak pengunjung.
"Penutupan sementara ini merupakan langkah krusial yang harus kami lakukan guna menuntaskan pekerjaan konstruksi yang masih berjalan dan memastikan bahwa standar layanan yang kami berikan nantinya akan lebih optimal bagi seluruh pengguna jalan," pungkas Albagir, mengakhiri penjelasannya.

