Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    15-06-2026 - 13.05

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci
    • Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah
    • Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban
    • Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan
    • Horor Cikupa Api Mengamuk Ledakan Mengguncang
    • Rupiah Menggila Tak Bergantung Dolar Lagi
    • LCC Empat Pilar Kini Makin Canggih Ada VAR
    • Terbongkar Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Rp21 M
    Senin, 15 Juni 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - TERBONGKAR! Sopir Calya Ugal-ugalan Kini Jadi Tersangka Sajam & Pelat Palsu
    Nasional

    TERBONGKAR! Sopir Calya Ugal-ugalan Kini Jadi Tersangka Sajam & Pelat Palsu

    27-02-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    TERBONGKAR! Sopir Calya Ugal-ugalan Kini Jadi Tersangka Sajam & Pelat Palsu

    zonamerahnews – Kasus Hafiz Mahendra, pengemudi Toyota Calya yang sempat viral karena aksi ugal-ugalan dan melawan arah di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, kini memasuki babak baru yang lebih serius. Hafiz resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata tajam (sajam) dan pemalsuan pelat nomor kendaraan.

    Penetapan tersangka ini menyusul penggeledahan mobil Hafiz oleh pihak kepolisian. Di dalam kendaraan tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti mencurigakan, antara lain senjata api mainan, dua jenis senjata tajam yaitu golok dan badik, serta empat pelat nomor kendaraan yang diduga palsu.

    TERBONGKAR! Sopir Calya Ugal-ugalan Kini Jadi Tersangka Sajam & Pelat Palsu
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, pada Jumat (27/2), mengonfirmasi status tersangka Hafiz. "Pengemudi sudah ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata tajam termasuk identitas dari pelat nomor tanda kendaraan bermotornya juga tidak bisa dilengkapi dan secara palsu, pemalsuan data," ujar Kombes Budi. Ia menambahkan bahwa Hafiz saat ini telah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Pusat dan penyidik masih terus mendalami motif di balik kepemilikan sajam tersebut. "Apakah senjata tajam itu digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain, ini masih didalami," imbuhnya, seperti dikutip dari zonamerahnews.com.

    Atas kepemilikan sajam dan pemalsuan pelat nomor ini, Hafiz dijerat dengan Pasal 307 ayat 1 dan atau Pasal 391 ayat 2 KUHP, yang mengancamnya dengan hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

    Sebelumnya, Hafiz telah lebih dulu menjadi tersangka dalam kasus mengemudi ugal-ugalan yang membahayakan pengguna jalan lain. Untuk pelanggaran lalu lintas ini, ia dikenakan Pasal 311 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), dengan ancaman hukuman empat tahun penjara dan denda sebesar Rp8 juta.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menjelaskan bahwa aksi nekat Hafiz melarikan diri dan melawan arah dipicu oleh ketakutannya saat akan dihentikan oleh anggota lalu lintas, Aiptu Basri dan Aipda Jimber, karena diduga menggunakan pelat nomor palsu. "Diduga menggunakan nomor pelat palsu di Jalan Gunung Sahari, sehingga diberhentikan oleh anggota lantas… Sehingga takut dan melarikan diri lalu masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah," terang Kombes Reynold.

    Dengan serangkaian dakwaan serius ini, Hafiz Mahendra kini menghadapi konsekuensi hukum yang berlapis, menanti hasil pendalaman lebih lanjut dari pihak kepolisian.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    15-06-2026 - 13.05

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05

    Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan

    15-06-2026 - 03.05

    Horor Cikupa Api Mengamuk Ledakan Mengguncang

    14-06-2026 - 22.05

    Rupiah Menggila Tak Bergantung Dolar Lagi

    14-06-2026 - 18.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    Nasional 15-06-2026 - 13.05

    zonamerahnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK terus menguak dugaan mega korupsi kuota haji tambahan tahun…

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05

    Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan

    15-06-2026 - 03.05
    Our Picks

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    15-06-2026 - 13.05

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05

    Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan

    15-06-2026 - 03.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.