zonamerahnews.com – Kabar duka menyelimuti dunia militer Indonesia setelah sebuah helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat mengalami kecelakaan fatal saat menjalankan misi kemanusiaan di Kalimantan Tengah Rabu siang. Helikopter jenis Mi 17V5 tersebut terjatuh ketika sedang berjuang memadamkan kobaran api kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah tersebut.
Insiden memilukan ini terjadi tepat di perairan Desa Sungai Perlu Kecamatan Danau Sembuluh Kabupaten Seruyan sekitar pukul 11.18 WIB. Saat itu helikopter yang membawa delapan personel sedang melakukan manuver pengambilan air laut untuk keperluan teknik water bombing di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Namun malang tak dapat ditolak kecelakaan tersebut justru merenggut nyawa salah satu kru yang bertugas.

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono mengonfirmasi bahwa tim SAR gabungan telah bergerak cepat melakukan evakuasi melalui jalur udara dan laut segera setelah kejadian. Dari hasil pencarian tim di lapangan satu orang kru ditemukan telah meninggal dunia dan jenazahnya langsung dilarikan ke RS Kuala Pembuang untuk proses lebih lanjut.
Selain korban jiwa terdapat lima personel lainnya yang berhasil selamat namun saat ini mereka masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. Sementara itu dua kru lainnya dilaporkan masih dalam proses evakuasi oleh tim penyelamat di lokasi kejadian.
Hingga saat ini pihak TNI AD masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya helikopter tersebut. Kronologi awal menunjukkan helikopter sempat lepas landas dari Kuala Pembuang sejak pagi hari untuk menjalankan misi pemadaman api sebelum akhirnya mengalami kecelakaan saat melakukan pengambilan air laut.

