zonamerahnews.com – Laut Jawa kembali menyimpan kisah pilu. Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang karam di perairan Masalembo terus membuahkan hasil, meski diwarnai tantangan berat. Tim SAR gabungan tak kenal lelah menyisir bangkai kapal, berjuang mengungkap nasib ratusan jiwa yang masih hilang.
Insiden tragis ini bermula saat KM Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 penumpang dan kru, hilang kontak pada Minggu dini hari 13 September 2026. Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu pekan sebelumnya itu, diduga diterjang cuaca buruk. Pada hari yang sama, kapal nahas tersebut ditemukan dalam kondisi terbalik, menyisakan duka mendalam.

Perkembangan terbaru Senin kemarin, tim penyelam gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah tambahan dari dalam kapal. Proses evakuasi berlangsung dramatis, empat korban diangkut ke KRI Gusti Ngurah Rai, sementara satu lainnya menuju KN SAR Purworejo. Selanjutnya, mereka diterbangkan menggunakan helikopter TNI AL dan Basarnas menuju RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga Senin, total 179 orang telah ditemukan, dengan 108 di antaranya selamat dan 71 lainnya meninggal dunia. Namun, 64 jiwa masih berstatus hilang, menambah daftar panjang pencarian. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan komitmen tim. "Setiap jiwa yang ditemukan adalah bukti kerja keras dan sinergi. Kami akan terus berupaya maksimal," ujarnya, menekankan pentingnya setiap penemuan.
Operasi penyelaman menjadi medan perjuangan tersendiri. Tim gabungan Basarnas TNI AL dan potensi SAR harus menyisir anjungan serta kamar-kamar kapal yang terbalik di kedalaman laut. Kondisi bangkai kapal yang gelap jarak pandang terbatas dan ruang sempit menuntut kehati-hatian ekstra demi keselamatan para penyelam dan keberhasilan misi.
Di sisi lain, tim Disaster Victim Identification DVI terus bekerja keras. Per Senin kemarin, 16 jenazah berhasil diidentifikasi, menambah daftar total menjadi 41 korban yang teridentifikasi. Sebelumnya, 25 jenazah telah lebih dulu dikenali dan diserahkan kepada keluarga. Dari 70 jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, 29 di antaranya masih menanti identitasnya terungkap.
Berikut adalah daftar 16 korban yang identitasnya telah terkonfirmasi: Tri Sutrisno 30 tahun Kediri Jawa Timur Riski Ananta Agusena 23 tahun Kudus Jawa Tengah Guntur Aji Pangestu 27 tahun Kudus Jawa Tengah Triyono Basuki 45 tahun Surabaya Jawa Timur Tihwin Nuryanto 43 tahun Madiun Jawa Timur Sugiatno 41 tahun Banjarmasin Kalimantan Selatan Ilham Muhammad Rozzaq 21 tahun Jepara Jawa Tengah Yuli Purwanto 47 tahun Tulungagung Jawa Timur Muhammad Kholis 52 tahun Surabaya Jawa Timur Surono 38 tahun Jombang Jawa Timur Muhammad Adam Assegaf 19 tahun Kudus Jawa Tengah Susanto 36 tahun Blitar Jawa Timur Maulana Purwo Wibowo 19 tahun Cilacap Jawa Tengah Wati 48 tahun Pangandaran Jawa Barat Yaya Carya 58 tahun Cirebon Jawa Barat Bambang Setya Budi 56 tahun Malang Jawa Timur.

