zonamerahnews.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) bergerak cepat mengusut dugaan fasilitas mewah yang sempat menghebohkan di Lapas Kelas IIA Cibinong. Puluhan warga binaan telah diperiksa intensif, membuka tabir misteri di balik jeruji besi.
Inspektur Jenderal Imipas Rudi Setiawan mengungkapkan, hingga kini total 52 narapidana telah dimintai keterangan sejak pemeriksaan dimulai pada Jumat lalu. Tak hanya itu, puluhan pegawai Lapas juga akan segera menjalani pemeriksaan serupa, dengan target sekitar 50 hingga 54 personel.

Kejanggalan utama yang menjadi sorotan adalah hilangnya fasilitas-fasilitas mewah seperti televisi dan kulkas, yang sebelumnya terekam saat inspeksi Ombudsman. Barang-barang tersebut lenyap begitu saja saat kunjungan Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto.
Rudi Setiawan menegaskan, pihaknya akan mendalami secara serius siapa dalang di balik pemindahan barang-barang tersebut. "Kami akan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab dan mengapa fasilitas itu dipindahkan," ujarnya, mengisyaratkan adanya konsekuensi tegas.
Sebagai bentuk komitmen, lima pejabat tinggi Lapas Kelas IIA Cibinong telah dinonaktifkan dari jabatannya untuk mempermudah proses investigasi. Mereka adalah Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum.
Pemeriksaan terhadap kelima pejabat ini diharapkan dapat mengungkap secara gamblang kronologi dan kondisi sebenarnya yang terjadi di Lapas Cibinong, mulai dari penemuan fasilitas hingga hilangnya secara misterius.

