zonamerahnews.com – Kabar duka kembali menyelimuti tragedi karamnya KM Virgo Transport 8. Tim penyelam gabungan berhasil mengangkat 14 jasad dari perairan Masalembo, Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Kamis (24/9). Penemuan ini sontak meningkatkan jumlah korban meninggal dunia menjadi 42 orang.
Dengan demikian, total 150 individu telah teridentifikasi, di mana 108 di antaranya berhasil diselamatkan. Namun, bayang-bayang kepedihan masih menyelimuti karena 93 penumpang dari total 243 manifest kapal masih belum ditemukan, memicu kekhawatiran mendalam bagi keluarga yang menanti kabar.

Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala Basarnas, menegaskan komitmen tim SAR gabungan. "Pencarian akan terus kami lakukan secara maksimal, terutama dengan fokus pada penyelaman di dalam badan kapal yang terbalik," ujarnya, memberikan harapan bagi keluarga korban.
Proses evakuasi 14 jasad yang baru terangkat berlangsung dramatis. Mereka segera dibawa menuju KN SAR Pacitan, sebelum kemudian diterbangkan ke Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas HR-3604 dan Helikopter Panther milik TNI AL. Setibanya di sana, jenazah diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi forensik dan penanganan lebih lanjut.
KM Virgo Transport 8 sendiri dilaporkan hilang kontak secara misterius di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari, sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal ini memulai pelayarannya dari Surabaya menuju Banjarmasin sehari sebelumnya, Sabtu (12/9). Dugaan awal mengarah pada kondisi cuaca buruk sebagai pemicu insiden tragis ini. Kapal nahas tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan yang sama pada hari hilangnya kontak.

