zonamerahnews.com – Partai Gerindra kini merajai puncak elektabilitas partai politik, meninggalkan PDI Perjuangan dengan selisih yang signifikan dalam hasil survei terbaru Poltracking. Namun, juru bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menegaskan partainya tak akan larut dalam euforia berlebihan atas capaian ini. Ia menekankan pentingnya menghormati setiap entitas politik sebagai pilar demokrasi.
Menurut Sugiat, tingkat keterpilihan publik bersifat fluktuatif, sangat dipengaruhi oleh dinamika sosial dan persepsi khalayak. Oleh karena itu, bagi Gerindra, prioritas utama adalah terus mempertahankan amanah yang telah diberikan. Ia mengingatkan bahwa survei hanyalah cerminan sesaat dari preferensi publik, sementara kepercayaan rakyat adalah mandat suci yang wajib dijaga tanpa henti setiap harinya.

Meski demikian, Sugiat menyambut baik temuan survei Poltracking. Ia sekaligus mengingatkan seluruh kader agar tidak boleh terlena. Justru, hasil ini harus menjadi pelecut semangat bagi seluruh kader untuk semakin gencar turun ke lapangan, berinteraksi langsung dengan masyarakat, dan bekerja lebih keras.
Dalam laporan Poltracking, Gerindra kokoh di posisi teratas dengan raihan elektabilitas sekitar 23,2 persen. Angka ini mengungguli PDI Perjuangan yang berada di peringkat kedua dengan 11,6 persen. Survei ini melibatkan 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi, melalui metode wawancara tatap muka, dilaksanakan pada 14 hingga 20 September. Posisi selanjutnya ditempati Golkar 10,4 persen PKB 6,2 persen Partai Demokrat 6,1 persen dan NasDem 4,4 persen. Sementara itu PAN meraih 3,4 persen PKS 3,3 persen PSI 2,3 persen dan PPP 1,9 persen.

