zonamerahnews.com – Sebuah drama menegangkan terjadi di Lumajang Jawa Timur ketika seorang suami berinisial MH tak gentar mengejar dan menghantam dua pelaku begal yang baru saja merampas sepeda motor istrinya. Insiden heroik namun tragis ini berakhir dengan satu pelaku tewas di tempat kejadian dan satu lainnya menderita luka parah. Peristiwa dramatis ini mengguncang warga Ranuyoso pada dini hari Selasa sekitar pukul 04.30 WIB.
Kisah bermula saat Rohimmah 32 tahun warga Desa Penawungan hendak berangkat kerja menuju pabrik Eratex di Probolinggo. Di tengah perjalanan ia merasa tidak enak badan dan segera menghubungi suaminya MH. Sang suami menyarankan Rohimmah untuk menunggu di sebuah warung pinggir jalan sementara ia akan menjemput dan membawa pulang sepeda motor Honda Beat pink bernopol N-5060-YAC milik istrinya.

Namun saat MH tiba di lokasi yang dijanjikan Rohimmah dengan panik melaporkan bahwa motornya baru saja digondol dua pria tak dikenal. Tanpa membuang waktu dan diliputi amarah MH langsung tancap gas mengejar para pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza silver bernopol N 1362 NQ miliknya ke arah utara.
Dalam pengejaran yang memacu adrenalin MH berhasil melihat kedua begal. Satu pelaku mengendarai motor curian milik istrinya sementara pelaku lainnya menggunakan motor sarana mereka. Dengan sigap MH memutuskan untuk menabrak kedua penjahat itu dari belakang. Benturan keras tak terhindarkan membuat mobil MH kehilangan kendali dan akhirnya menabrak sebuah rumah warga.
Akibat tabrakan maut itu pelaku berinisial MZB 20 tahun warga Desa Ranuwurung Randuagung dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara itu pelaku DSP 26 tahun warga Randuagung terpental dan menderita patah tulang pada lengan kanan serta kaki kanan ditambah lecet di wajah. DSP segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Lumajang.
Polisi dari Polres Lumajang yang dipimpin Kasi Humas Ipda Suprapto mengungkapkan modus operandi komplotan ini. Mereka berboncengan menggunakan Honda Beat hitam bernopol N 4928 TDN untuk mencari mangsa. DSP bertindak sebagai pengemudi motor sarana sedangkan MZB turun untuk membobol motor korban menggunakan kunci T sebelum keduanya kabur.
Dari tempat kejadian perkara pihak kepolisian telah menyita sejumlah barang bukti krusial. Di antaranya adalah satu unit Honda Beat pink milik korban satu unit Honda Beat hitam milik pelaku mobil Toyota Avanza milik MH satu bilah celurit milik pelaku serta lima buah mata kunci T. Satu kunci T masih tertancap di motor korban sementara empat lainnya ditemukan di saku pelaku. Saat ini pihak berwajib masih terus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap tuntas insiden ini.

