Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa

    23-09-2026 - 22.35

    Terungkap Dana BOS Bayar Gaji Guru Honorer

    23-09-2026 - 22.05

    Identitas Jasad Misterius ABK Kapal Jurnalis Terkuak

    23-09-2026 - 18.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa
    • Terungkap Dana BOS Bayar Gaji Guru Honorer
    • Identitas Jasad Misterius ABK Kapal Jurnalis Terkuak
    • Prabowo Terima Laporan Darurat Karhutla Terbaru
    • ABK Ditemukan Keluarga Lega Nasib Jurnalis Masih Gelap
    • Hasil Survei Bikin Kaget Partai Ini Melesat Jauh
    • PKS Dukung Pemilu Terpisah Ini Alasannya Mengejutkan
    • Judi Online Diincar RUU Perampasan Aset Ini Sebabnya
    Rabu, 23 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa
    Nasional

    Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa

    23-09-2026 - 22.352 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa

    zonamerahnews.com – Kabut asap pekat kembali menyelimuti sebagian wilayah Kalimantan Barat menciptakan kondisi darurat. Tiga daerah di provinsi ini yakni Kubu Raya Mempawah dan Sintang pada Rabu siang terpantau memiliki kualitas udara pada level berbahaya. Data terbaru dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG menunjukkan konsentrasi partikulat PM2.5 di area tersebut jauh melampaui ambang batas aman.

    Kubu Raya mencatat angka paling mengkhawatirkan dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 594.4 mikrogram per meter kubik. Sementara itu Mempawah tidak jauh berbeda di angka 470.7 mikrogram per meter kubik. Kondisi serupa juga terjadi di Sintang yang menunjukkan kadar PM2.5 sebesar 331.5 mikrogram per meter kubik. Angka-angka ini sangat jauh di atas batas aman yang ditetapkan yakni 250 mikrogram per meter kubik.

    Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Peningkatan drastis polusi udara ini diduga kuat akibat dampak masif kebakaran hutan dan lahan karhutla yang terus melanda. Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB per Selasa kemarin mencatat setidaknya 149 titik panas dan sembilan titik api masih aktif di Kalbar. Dalam 24 jam terakhir puluhan hektare lahan atau tepatnya 60.3 hektare telah hangus terbakar. Akibatnya jarak pandang di beberapa lokasi dilaporkan hanya berkisar antara 0.2 hingga 6 kilometer sangat membahayakan.

    Dampak buruk kualitas udara ini langsung terasa pada kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan Kemenkes merilis data mengejutkan terkait lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut ISPA. Sejak 18 Agustus hingga 21 September 2026 tercatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla. Angka ini mencakup tujuh provinsi termasuk Kalimantan Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Dari jumlah tersebut 40.363 kasus di antaranya menimpa balita kelompok paling rentan.

    Menanggapi situasi genting ini Kepala BNPB Suharyanto telah melaporkan perkembangan terkini kepada kepala negara. Hingga Rabu sore Suharyanto menyebutkan masih ada 209.78 hektare hutan dan lahan yang terus diupayakan pemadamannya. Pemerintah melalui berbagai instansi terkait terus mengintensifkan upaya penanganan karhutla. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah operasi modifikasi cuaca OMC yang akan terus berjalan hingga musim hujan kembali normal.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Terungkap Dana BOS Bayar Gaji Guru Honorer

    23-09-2026 - 22.05

    Identitas Jasad Misterius ABK Kapal Jurnalis Terkuak

    23-09-2026 - 18.35

    Prabowo Terima Laporan Darurat Karhutla Terbaru

    23-09-2026 - 18.05

    ABK Ditemukan Keluarga Lega Nasib Jurnalis Masih Gelap

    23-09-2026 - 16.35

    Hasil Survei Bikin Kaget Partai Ini Melesat Jauh

    23-09-2026 - 16.05

    PKS Dukung Pemilu Terpisah Ini Alasannya Mengejutkan

    23-09-2026 - 13.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa

    Nasional 23-09-2026 - 22.35

    zonamerahnews.com – Kabut asap pekat kembali menyelimuti sebagian wilayah Kalimantan Barat menciptakan kondisi darurat. Tiga…

    Terungkap Dana BOS Bayar Gaji Guru Honorer

    23-09-2026 - 22.05

    Identitas Jasad Misterius ABK Kapal Jurnalis Terkuak

    23-09-2026 - 18.35

    Prabowo Terima Laporan Darurat Karhutla Terbaru

    23-09-2026 - 18.05
    Our Picks

    Waspada Kalbar Udara Beracun Mengancam Nyawa

    23-09-2026 - 22.35

    Terungkap Dana BOS Bayar Gaji Guru Honorer

    23-09-2026 - 22.05

    Identitas Jasad Misterius ABK Kapal Jurnalis Terkuak

    23-09-2026 - 18.35

    Prabowo Terima Laporan Darurat Karhutla Terbaru

    23-09-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.