zonamerahnews.com – Sebuah angin segar berhembus bagi ribuan guru non-ASN di tanah air. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti secara mengejutkan mengungkap bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah BOS kini bisa menjadi solusi pembayaran gaji mereka. Ini bukan sekadar kabar biasa namun terobosan penting yang dinanti banyak pihak.
Mu’ti menjelaskan bahwa alokasi dana BOS memiliki cakupan yang luas. Selain untuk menunjang operasional sekolah sehari-hari dana ini juga dapat digunakan untuk pemeliharaan ringan fasilitas serta mendukung beragam kegiatan ekstrakurikuler siswa. Khususnya bagi para pengajar non-ASN yang mengabdi di sekolah negeri pemerintah kini memperbolehkan sebagian dari dana tersebut untuk honorarium mereka.

Porsi yang diperkenankan untuk pembayaran gaji guru non-ASN ini tidak main-main mencapai 20 persen dari total dana BOS yang diterima sekolah. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kepastian finansial dan apresiasi yang lebih baik bagi para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.
Di sisi lain pada hari yang sama Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penting membahas wacana ambisius pendidikan gratis hingga jenjang Perguruan Tinggi Negeri PTN. Rapat tersebut menghasilkan keputusan strategis yakni pembentukan tim khusus.
Tim istimewa ini akan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Menko PMK Pratikno. Tugas utamanya adalah mengkaji secara komprehensif seluruh aspek terkait implementasi kebijakan pendidikan gratis tersebut termasuk skema anggaran dan tahapan pelaksanaannya. Mendiktisaintek Brian Yuliarto menambahkan Presiden menginstruksikan telaah mendalam.
Anggota tim khusus ini juga melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara serta perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait. Tim ini diharapkan dapat merampungkan kajiannya dalam kurun waktu dua pekan hingga satu bulan ke depan. Harapannya adalah agar arahan Presiden untuk mewujudkan pendidikan tinggi negeri gratis dapat segera direalisasikan dengan langkah-langkah yang terukur dan matang.

