zonamerahnews.com – Panggung politik nasional kembali bergejolak setelah lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil terbarunya. Data yang dihimpun dari 14 hingga 20 Agustus menunjukkan peta kekuatan partai politik yang cukup mengejutkan. Partai Gerindra berhasil memuncaki daftar elektabilitas dengan perolehan signifikan, meninggalkan pesaingnya jauh di belakang.
Penelitian yang melibatkan 1.220 responden dari 38 provinsi di seluruh Indonesia ini memotret Partai Gerindra sebagai yang terkuat, mengantongi 23,2 persen dukungan. Di bawahnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P menempati posisi kedua dengan 11,6 persen. Sementara itu, Partai Golkar juga menunjukkan kekuatannya dengan meraih 10,4 persen suara.

Pergeseran menarik terlihat di jajaran selanjutnya. Dua partai berhasil mencatatkan angka di kisaran enam persen, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 6,2 persen dan Partai Demokrat yang tidak kalah jauh dengan 6,1 persen. Menyusul kemudian adalah Partai NasDem yang memperoleh 4,4 persen dukungan dari masyarakat.
Di barisan tengah, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersaing ketat. PAN mencatatkan 3,4 persen, sedikit di atas PKS yang meraih 3,3 persen. Yang menarik perhatian adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep, hanya mampu mengumpulkan 2,3 persen. Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berada di posisi paling bawah dengan 1,9 persen.

