zonamerahnews.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginisiasi penguatan forum rutin bersama negara tetangga sebuah langkah strategis membahas berbagai isu krusial serta potensi kolaborasi di wilayah perbatasan Indonesia Ini bukan sekadar pertemuan biasa namun sebuah wadah vital guna mempererat tali persahabatan mengembangkan ekonomi kawasan serta mencari solusi bersama atas berbagai tantangan lintas batas
Inisiatif penting ini mengemuka dalam acara "Indonesia Border Partnership Coffee Morning" yang digelar di Kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan BNPP Jakarta pada Rabu lalu Hadir dalam pertemuan tersebut para duta besar serta delegasi dari sejumlah negara yang berbatasan langsung atau memiliki kepentingan strategis di kawasan seperti Malaysia Papua Nugini Timor Leste India Thailand Vietnam Singapura Filipina dan Australia

Pertemuan bertema "Strengthening Cooperation in Managing Our Border to Promote Prosperity" ini juga menjadi ajang bagi BNPP untuk memperkenalkan mandat serta perannya dalam mengelola dinamika perbatasan Tito Karnavian yang juga menjabat Kepala BNPP menegaskan BNPP siap menjadi mitra utama bagi negara-negara tetangga dalam menyelesaikan berbagai persoalan perbatasan
Mendagri Tito mencontohkan keberhasilan Indonesia dalam menyelesaikan sengketa perbatasan dengan Malaysia dan Timor Leste di masa lalu Ia menekankan pentingnya dialog konstruktif serta iktikad baik dari semua pihak sebagai kunci penyelesaian Kawasan Asia Tenggara sendiri dikenal sebagai wilayah yang relatif damai tanpa konflik antarnegara yang signifikan sebuah model yang patut dicontoh dunia
Lebih jauh Tito melihat potensi besar kerja sama ekonomi yang dapat dikembangkan melalui enam koridor ekonomi nasional Indonesia Koridor-koridor ini meliputi Sumatera Jawa Kalimantan Sulawesi Bali-Nusa Tenggara dan Papua-Maluku dirancang untuk mengintegrasikan potensi lokal demi pertumbuhan ekonomi merata berkelanjutan
Tito berharap inisiatif koridor ekonomi ini dapat diterima baik oleh negara tetangga demi terciptanya hubungan ekonomi perdagangan dan keamanan yang saling menguntungkan Ia menekankan forum reguler sangat krusial untuk mempertemukan pemerintah perwakilan diplomatik dan pemangku kepentingan guna bertukar pengalaman menjajaki peluang serta merumuskan kerja sama konkret
"Kita memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan dan saya berharap perjumpaan ini akan berlanjut" ujar Tito Ia berkomitmen untuk mengadakan pertemuan serupa setiap enam bulan atau siap berdialog kapan saja jika ada isu perbatasan yang memerlukan perhatian bersama

