Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Horor Ledakan Grand Polonia Satu Tewas

    21-07-2026 - 08.05

    Biaya Lepas Kewarganegaraan Melonjak Ada Apa

    21-07-2026 - 06.05

    Bikin Kaget Prabowo Tak Bela Orang Dekat

    21-07-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Horor Ledakan Grand Polonia Satu Tewas
    • Biaya Lepas Kewarganegaraan Melonjak Ada Apa
    • Bikin Kaget Prabowo Tak Bela Orang Dekat
    • Medan Geger Ledakan Rumah Mewah Empat Terjebak
    • Medan Geger Ledakan Dahsyat Hantam Perumahan Mewah
    • Geger Lahan Sepolwan Eks Wakapolri Terseret
    • Hasto Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Demo
    • Roy Suryo Hadapi Vonis Penentu Status Tersangka
    Selasa, 21 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Hasto Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Demo
    Nasional

    Hasto Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Demo

    20-07-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Hasto Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Demo

    zonamerahnews.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dengan tegas menepis segala tudingan yang menyebut partainya sebagai arsitek di balik gelombang demonstrasi yang mengguncang berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun terakhir. Menurut Hasto, klaim semacam itu justru mencerminkan rapuhnya sistem tata kelola pemerintahan yang cenderung mencari kambing hitam saat dihadapkan pada masalah krusial.

    Pernyataan lugas ini disampaikan Hasto di sela-sela acara ujian disertasi tahap II (terbuka) seorang pengamat politik terkemuka, Pangi Syarwi Chaniago, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga pada Senin lalu. Hasto menekankan bahwa kecenderungan untuk menjustifikasi diri dan mencari pihak lain sebagai biang keladi setiap kali muncul persoalan merupakan indikasi kuat dari watak kekuasaan yang otoriter.

    Hasto Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Demo
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ia bahkan menyamakan pola ini dengan peristiwa kelam 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai Peristiwa Kudatuli. Kala itu, kata Hasto, berbagai pihak berupaya keras menemukan "tumbal" untuk menutupi borok internal kekuasaan. Narasi "kambing hitam" pada tragedi Kudatuli itu, lanjutnya, berujung pada penangkapan sejumlah aktivis. Padahal, akar permasalahan sesungguhnya terletak pada tata kelola negara yang telah melenceng, tidak lagi menempatkan rakyat sebagai pusat orientasi kekuasaan, melainkan mempertahankan status quo semata.

    Lebih jauh, Hasto menyoroti kondisi demokrasi di Tanah Air yang disebutnya mengalami kemunduran signifikan. Mengutip hasil penelitian V-Dem Institute, Indonesia kini tidak lagi dikategorikan sebagai negara demokrasi penuh, terutama akibat menguatnya "otoritarianisme legal". Hasto mengkritik bagaimana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang bekerja dalam nuansa otoritarian populis, turut mengubah esensi kekuasaan.

    Ia membedakan antara guncangan eksternal, seperti pertarungan Perang Dingin 1965 yang berujung pada pembubaran PKI, dengan guncangan internal. Guncangan internal, menurutnya, lahir dari perubahan perilaku politik penguasa yang merasa berhak mengklaim kebenaran mutlak atas dasar kekuasaan yang dimilikinya.

    PDIP, kata Hasto, menjadikan momentum peringatan 27 Juli sebagai pengingat kolektif bagi publik. Bahwa watak kekuasaan yang sewenang-wenang, yang pernah dibangun dari perpaduan kekuatan militer, partai penguasa, loyalitas tunggal aparatur sipil negara, serta kontrol ketat atas akses ekonomi dan narasi media, pada akhirnya tidak akan mampu bertahan menghadapi gelombang kekuatan rakyat.

    Hasto menegaskan bahwa tidak ada rezim otoriter yang akan abadi. Kekuasaan semacam itu, lanjutnya, hanya akan meninggalkan kerusakan bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, pesan ini harus terus-menerus digaungkan kepada masyarakat luas.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Horor Ledakan Grand Polonia Satu Tewas

    21-07-2026 - 08.05

    Biaya Lepas Kewarganegaraan Melonjak Ada Apa

    21-07-2026 - 06.05

    Bikin Kaget Prabowo Tak Bela Orang Dekat

    21-07-2026 - 03.05

    Medan Geger Ledakan Rumah Mewah Empat Terjebak

    20-07-2026 - 22.05

    Medan Geger Ledakan Dahsyat Hantam Perumahan Mewah

    20-07-2026 - 18.05

    Geger Lahan Sepolwan Eks Wakapolri Terseret

    20-07-2026 - 16.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Horor Ledakan Grand Polonia Satu Tewas

    Nasional 21-07-2026 - 08.05

    zonamerahnews.com – Sebuah insiden tragis mengguncang Perumahan Grand Polonia Medan. Tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi…

    Biaya Lepas Kewarganegaraan Melonjak Ada Apa

    21-07-2026 - 06.05

    Bikin Kaget Prabowo Tak Bela Orang Dekat

    21-07-2026 - 03.05

    Medan Geger Ledakan Rumah Mewah Empat Terjebak

    20-07-2026 - 22.05
    Our Picks

    Horor Ledakan Grand Polonia Satu Tewas

    21-07-2026 - 08.05

    Biaya Lepas Kewarganegaraan Melonjak Ada Apa

    21-07-2026 - 06.05

    Bikin Kaget Prabowo Tak Bela Orang Dekat

    21-07-2026 - 03.05

    Medan Geger Ledakan Rumah Mewah Empat Terjebak

    20-07-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.