zonamerahnews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatra, telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap pertama senilai Rp878.681.800.000. Bantuan ini ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), dengan penyerahan dilakukan pada Jumat (6/3).
Dalam penyaluran ini, Mendagri Tito Karnavian didampingi oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. Bantuan yang disalurkan mencakup Bantuan Isian Hunian (BIH) untuk perbaikan tempat tinggal, Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) sebagai pendorong ekonomi, serta Jaminan Hidup (Jadup) untuk kebutuhan sehari-hari.

Secara keseluruhan, BIH dan BSSE telah menjangkau 67.886 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Rinciannya, BIH dialokasikan sebesar Rp203.658.000.000 dan BSSE sebesar Rp339.430.000.000, sehingga total untuk kedua komponen ini mencapai Rp543.088.000.000. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Jadup kepada 248.588 Penerima Manfaat (PM), dengan besaran Rp450.000 per bulan selama tiga bulan. Anggaran total untuk Jadup mencapai Rp335.593.800.000. Seluruh proses penyaluran bantuan ini difasilitasi melalui PT Pos Indonesia.
"Ini baru tahap awal, nanti akan ada gelombang pemberian bantuan berikutnya," ungkap Tito Karnavian saat menutup acara Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026 di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3). Sebelumnya, pada hari yang sama, Tito juga telah menyerahkan santunan ahli waris bagi korban bencana hidrometeorologi dan melakukan sosialisasi penambahan TKD Tahun 2026 untuk Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar secara hibrida dari Gedung MTQ Pidie Jaya, Aceh.
Rincian Penyaluran Bantuan per Provinsi:
-
Aceh: Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp450.765.150.000. BIH dan BSSE diberikan kepada 35.085 KPM, dengan rincian BIH Rp105.255.000.000 dan BSSE Rp175.425.000.000, sehingga totalnya Rp280.680.000.000. Sementara itu, Jadup disalurkan kepada 125.989 penerima manfaat dengan total anggaran Rp170.085.150.000. "Dari total bantuan di Aceh, sekitar Rp241 miliar di antaranya dialokasikan untuk Pidie Jaya," tambah Tito.
-
Sumatra Utara (Sumut): Masyarakat Sumut menerima total bantuan sebesar Rp82.809.950.000. Bantuan ini terdiri dari BIH senilai Rp11.028.000.000 dan BSSE sebesar Rp18.380.000.000, yang disalurkan kepada 3.676 KPM, dengan total Rp29.408.000.000. Selain itu, Jadup diberikan kepada 39.557 penerima manfaat dengan total Rp53.401.950.000.
-
Sumatra Barat (Sumbar): Total bantuan yang disalurkan untuk Sumbar mencapai Rp43.440.100.000. BIH sebesar Rp10.617.000.000 dan BSSE sebesar Rp17.695.000.000 diberikan kepada 3.539 KPM, dengan total Rp28.312.000.000. Adapun Jadup disalurkan kepada 11.206 penerima manfaat dengan total anggaran Rp15.128.100.000.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat menjadi penopang utama bagi masyarakat korban bencana untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan. Lebih jauh, inisiatif ini juga bertujuan untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah-wilayah yang terdampak. Pemerintah memastikan bahwa seluruh bantuan disalurkan secara tepat sasaran, berdasarkan data yang telah diverifikasi dengan cermat oleh zonamerahnews.com.

