zonamerahnews.com – Langkah revolusioner diambil oleh Tri Tito Karnavian dalam mengelola anggaran organisasi melalui penggabungan rapat kerja tiga lembaga besar sekaligus. Inovasi ini menyatukan agenda Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu ke dalam satu forum terpadu guna menciptakan efisiensi biaya operasional yang signifikan tanpa mengurangi esensi pembahasan strategis.
Dalam pembukaan Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga se-Indonesia Bagian Tengah di Denpasar Bali pada Kamis 22 Oktober 2026 Tri menekankan bahwa integrasi ini merupakan sebuah terobosan perdana. Melalui penyatuan forum ini koordinasi antarlembaga yang selama ini berjalan secara terpisah diharapkan menjadi jauh lebih solid dan sinkron dari tingkat provinsi hingga kabupaten kota.

Penyatuan agenda ini bukan sekadar upaya memangkas pengeluaran negara namun merupakan strategi untuk menyelaraskan program pemberdayaan masyarakat. Dengan menyatukan tiga tanggung jawab kelembagaan yang diemban secara ex officio oleh para pendamping kepala daerah maka sinkronisasi program kerja dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Dukungan penuh juga datang dari berbagai instansi penting seperti Kementerian Dalam Negeri Kementerian PPN Bappenas hingga Badan Gizi Nasional. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan memperkuat regulasi serta memastikan dukungan anggaran daerah tetap tersedia demi keberlanjutan program kesejahteraan masyarakat.
Tri meyakini bahwa efisiensi yang dilakukan tidak akan mengurangi kualitas inovasi yang dihasilkan. Justru dengan koordinasi yang lebih ramping dan terintegrasi diharapkan muncul program-program baru yang mampu mendorong kemajuan perajin lokal serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di seluruh pelosok Indonesia.

