zonamerahnews.com – Dunia akademisi memberikan apresiasi tinggi terhadap cara Ahmad Luthfi memimpin Jawa Tengah. Para pakar ilmu sosial dan politik menyebut sosoknya memiliki karakter pemimpin yang sangat merakyat serta sangat terbuka dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun daerah.
Dalam sebuah pertemuan bergengsi para dekan se-Indonesia di Semarang, para akademisi mengungkapkan kekaguman mereka terhadap kemampuan Ahmad Luthfi dalam memetakan masalah di tengah masyarakat. Dekan FISIP Universitas Mulawarman, Finnah Fourqoniah, menyebut bahwa kemampuan memahami akar persoalan daerah adalah modal utama yang tidak dimiliki semua pemimpin. Menurutnya, langkah-langkah yang diambil Ahmad Luthfi sangat tepat sasaran dalam upaya mengentaskan masalah sosial.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Fordekiis Wawan Mas’udi menyoroti gaya kepemimpinan yang membumi. Ia melihat adanya penerapan prinsip pemerintahan kolaboratif yang kuat, di mana pemerintah tidak berjalan sendirian melainkan merangkul perguruan tinggi untuk merumuskan kebijakan berbasis data dan penelitian. Kolaborasi ini dianggap sebagai kunci agar inovasi dari kampus bisa langsung menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.
Dekan Universitas Negeri Makassar, Supriadi Torro, juga menambahkan bahwa setiap langkah yang diambil oleh Ahmad Luthfi terlihat sangat terukur dan humanis. Fokus utamanya bukan sekadar menjalankan program, melainkan memberikan solusi nyata atas setiap masalah yang diangkat.
Saat ini, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan ratusan perguruan tinggi telah membuahkan hasil nyata. Berbagai program mulai dari penanganan stunting, pendampingan usaha, hingga penanganan banjir rob di wilayah pesisir menjadi bukti nyata dari kolaborasi lintas sektor ini. Ahmad Luthfi sendiri menegaskan bahwa tantangan pembangunan masa depan, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, hanya bisa dijawab melalui kerja sama erat antara pemerintah dan dunia pendidikan.

