zonamerahnews.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kemenimipas akhirnya mengungkap hasil investigasi mengejutkan terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Bogor temuan ini menggemparkan publik dan berujung pada pemecatan Kepala Lapas Wisnu Hani Putranto sebagai Aparatur Sipil Negara sebuah langkah tegas yang menjadi sorotan utama
Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan membeberkan penyalahgunaan wewenang masif oleh PNS Kemenimipas melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil total 17 pegawai dikenai sanksi berat satu orang dipecat yakni Kalapas Wisnu Hani Putranto lima orang dihukum disiplin berat serta 11 lainnya dijatuhi hukuman disiplin sedang bahkan Kalapas lama dan Kalapas baru turut menerima sanksi tegas

Penyelidikan juga mengungkap 21 bangunan di Lapas Cibinong hanya 8 yang legal dan terdaftar sisanya 13 bangunan ilegal tanpa izin delapan bangunan terdaftar termasuk milik Kalapas Kasubsi Keamanan dan Kasubsi Registrasi ditambah tiga kontainer wisma asimilasi untuk warga binaan sementara 13 bangunan ilegal meliputi delapan berpagar hitam putih temuan Ombudsman dua menghadap sungai dan tiga pos istirahat petugas bangunan ilegal ini sudah ada sejak 2023 dibangun swadaya warga binaan untuk pegawai bahkan direnovasi hingga awal 2026 tanpa tercatat negara
Klaim awal Kalapas Wisnu bahwa minuman keras miras di lokasi milik Kasi Kamtib Adi Nugroho dibantah tegas Rudi miras itu ternyata milik narapidana Jimmy Masrin penghuni rumah mewah tersebut seperti terlihat dalam foto yang beredar
Lebih mencengangkan properti dari hunian mewah itu sempat dipindahkan petugas ke bekas kandang sapi di sekitar lapas saat Menimipas Agus Andrianto berkunjung Jumat 25 September banyak barang hilang yang sebelumnya terlihat saat Ombudsman datang Rabu 23 September malam barang-barang itu dipindahkan atas perintah Kalapas sebagian ditemukan di kandang sapi sebagian lain sudah dibawa keluar namun saat ada info kunjungan DPR RI Rabu 30 September barang-barang itu dikembalikan lagi
Beberapa bangunan lama yang awalnya kantor gudang atau sarana asimilasi edukasi disulap menjadi guest house khusus kunjungan keluarga warga binaan Rudi menegaskan dana pembangunan guest house ini juga berasal dari warga binaan sendiri difungsikan untuk memfasilitasi pertemuan keluarga ironisnya kamera pengawas CCTV di area bangunan mewah ditemukan tidak berfungsi atau tidak merekam apapun sehingga rekaman penting tidak bisa didapatkan memperumit upaya penyelidikan lebih lanjut

