zonamerahnews.com – Duka menyelimuti Nagekeo Nusa Tenggara Timur setelah Wakil Bupati Gonzalo Gratianus Muga Sada menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu malam 3 Oktober. Beliau wafat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Aeremo usai menunaikan tugas mulia memantau kondisi jalan rusak di wilayahnya.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Nagekeo Remigius Jago, sebelum insiden tragis itu terjadi, mendiang Wakil Bupati Gonzalo aktif meninjau langsung pekerjaan pembenahan jalan di ruas Aemali-Danga Desa Rendu Tutubhada Kecamatan Aesesa. Perbaikan jalan yang dilakukan masyarakat menggunakan rabat ini menjadi perhatian terakhir beliau sebelum kolaps.

Saat dalam perjalanan pulang, Wakil Bupati Gonzalo tiba-tiba tak sadarkan diri di dalam mobil dinasnya. Sopir dengan sigap langsung melarikan beliau ke Puskesmas Kota untuk penanganan awal. Namun, karena kondisinya yang kritis, beliau kemudian dirujuk ke RSUD Aeremo guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Direktur RSUD Aeramo Chandrawati Saragih menjelaskan bahwa Wakil Bupati Gonzalo tiba di IGD sekitar pukul 19.32 Wita dalam kondisi tak sadarkan diri. Tim medis yang terdiri dari dokter anestesi dan spesialis penyakit dalam segera berupaya keras untuk menyelamatkan nyawa beliau. Sayangnya, setelah sekitar setengah jam menjalani penanganan intensif, tepat pukul 20.10 Wita, Wakil Bupati Gonzalo dinyatakan meninggal dunia.
Meskipun penyebab pasti kolapsnya belum dapat dipastikan, Chandrawati Saragih menduga kuat bahwa mendiang Wakil Bupati mengalami serangan jantung. Kepergian mendadak sosok pemimpin yang dikenal berdedikasi ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Nagekeo. Gonzalo Gratianus Muga Sada adalah Wakil Bupati Nagekeo yang telah mengemban amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab.

