zonamerahnews.com – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur Minggu pagi membuat warga panik berhamburan keluar rumah dan menyebabkan kerusakan signifikan pada puluhan bangunan.
Camat Kodi Bangedo Elis Kaka mengungkapkan kepanikan melanda saat guncangan hebat terjadi pukul 06.55 Wita. Warga sontak berhamburan mencari tempat aman. Data awal menunjukkan puluhan rumah penduduk serta fasilitas publik seperti sekolah rumah ibadah dan kantor pemerintahan mengalami kerusakan serius.

Elis Kaka menambahkan hampir seluruh desa di Kecamatan Kodi Bangedo yang terdiri dari 15 desa definitif dan tiga desa persiapan merasakan dampak gempa. Ia khawatir jumlah kerusakan akan terus bertambah hingga mencapai ratusan mengingat dahsyatnya guncangan. Tiga desa yang dilaporkan paling parah terdampak adalah Maliti Bondo Ate Leka Ninyo dan Lete Loko ketiganya hanya berjarak sekitar enam kilometer dari pusat gempa.
Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat bencana alam ini. Namun banyak rumah warga dilaporkan mengalami retakan parah bahkan beberapa di antaranya hancur total.
Stefanus Malo Kepala Pelaksana BPBD Sumba Barat Daya menjelaskan timnya sedang berupaya keras mengumpulkan data di lapangan. Lokasi kantor BPBD yang cukup jauh dari episentrum menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembaruan informasi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG merilis gempa berpusat di laut 29 kilometer barat daya Kodi Sumba Barat Daya dengan kedalaman 30 kilometer. Analisis BMKG mengindikasikan episentrum berada pada koordinat 9,84 Lintang Selatan dan 118,90 Bujur Timur sebagai gempa dangkal yang tidak berpotensi tsunami.

