Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mohon maaf, teks sumber artikel berita yang ingin Anda tulis ulang belum disertakan. Yang Anda berikan adalah keterangan foto dan informasi footer situs web.

    01-10-2026 - 08.35

    Sumsel Darurat Asap BMKG Beri Peringatan Keras

    01-10-2026 - 08.05

    Pemerintah Siap Atur Ketat Angkutan Digital

    01-10-2026 - 06.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Mohon maaf, teks sumber artikel berita yang ingin Anda tulis ulang belum disertakan. Yang Anda berikan adalah keterangan foto dan informasi footer situs web.
    • Sumsel Darurat Asap BMKG Beri Peringatan Keras
    • Pemerintah Siap Atur Ketat Angkutan Digital
    • Terbongkar Daftar Pengurus PBNU 2026-2031
    • KPK Buru Aliran Dana Kuliah Eks Pejabat Imigrasi
    • Prabowo Siapkan Kejutan Besar Pengelolaan Lahan
    • Solok Lumpuh Total Pasca Banjir Bandang Mengerikan
    • Mustasyar PBNU Baru Bikin Geger Siapa Saja
    Kamis, 1 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Duit Pansus Haji Kurang Saksi Nombok Pribadi
    Nasional

    Duit Pansus Haji Kurang Saksi Nombok Pribadi

    30-09-2026 - 03.352 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Duit Pansus Haji Kurang Saksi Nombok Pribadi

    zonamerahnews.com – Sebuah pengakuan mengejutkan terungkap di persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan. Zainal Abidin Komisaris Independen PT Sucofindo menyatakan harus merogoh kocek pribadi hingga puluhan ribu dolar Amerika Serikat. Dana tersebut untuk menggenapi jumlah uang yang disebut-sebut ditujukan bagi Komite Khusus Haji 2024.

    Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat pada Selasa 29 September Zainal Abidin bersaksi bahwa ia terpaksa menambah US$40.100 dari uang pribadinya. Penambahan ini dilakukan agar total dana yang dititipkan oleh Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mencapai genap US$1 juta.

    Duit Pansus Haji Kurang Saksi Nombok Pribadi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Zainal menjelaskan bahwa uang tersebut awalnya dititipkan kepada rekannya bernama Khomsin. Saat dana diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK dan dihitung jumlahnya ternyata tidak sesuai dengan nominal yang disebutkan Gus Alex. Ia baru menyadari kekurangan tersebut setelah penghitungan resmi dilakukan. Zainal mengaku kesal dan merasa dirugikan lantaran jumlah uang yang diterimanya tidak sesuai ekspektasi.

    "Waduh tekor saya" ujar Zainal menirukan kekesalannya di persidangan. Untuk menghindari kerumitan lebih lanjut ia memutuskan untuk menutupi kekurangan tersebut dengan uang pribadinya. Sebanyak 401 lembar pecahan US$100 ia tambahkan bahkan sebagian di antaranya merupakan uang pinjaman. Selain itu barang bukti juga mencakup uang tunai Rp50 juta yang menurut Zainal merupakan ongkos untuk Khomsin yang bertugas mengamankan dana titipan tersebut.

    Zainal mengungkapkan bahwa permintaan ongkos Rp50 juta sempat ditawar oleh Gus Alex menjadi Rp25 juta. Namun ia bersikeras karena merasa bertanggung jawab atas keamanan uang tersebut. Meskipun merasa dirugikan dan marah karena uang pribadinya ikut disita dalam perkara ini Zainal memilih untuk tidak mengajukan permohonan praperadilan. Kasus korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 ini diduga merugikan negara hingga Rp622 miliar. Empat terdakwa telah diproses hukum termasuk Yaqut Cholil Qoumas Ishfah Abidal Azis Ismail Adham dan Asrul Azis Taba.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Mohon maaf, teks sumber artikel berita yang ingin Anda tulis ulang belum disertakan. Yang Anda berikan adalah keterangan foto dan informasi footer situs web.

    01-10-2026 - 08.35

    Sumsel Darurat Asap BMKG Beri Peringatan Keras

    01-10-2026 - 08.05

    Pemerintah Siap Atur Ketat Angkutan Digital

    01-10-2026 - 06.35

    Terbongkar Daftar Pengurus PBNU 2026-2031

    01-10-2026 - 06.05

    KPK Buru Aliran Dana Kuliah Eks Pejabat Imigrasi

    01-10-2026 - 03.35

    Prabowo Siapkan Kejutan Besar Pengelolaan Lahan

    01-10-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Mohon maaf, teks sumber artikel berita yang ingin Anda tulis ulang belum disertakan. Yang Anda berikan adalah keterangan foto dan informasi footer situs web.

    Nasional 01-10-2026 - 08.35

    Untuk dapat memenuhi permintaan Anda sesuai instruksi yang telah diberikan, saya memerlukan teks lengkap artikel…

    Sumsel Darurat Asap BMKG Beri Peringatan Keras

    01-10-2026 - 08.05

    Pemerintah Siap Atur Ketat Angkutan Digital

    01-10-2026 - 06.35

    Terbongkar Daftar Pengurus PBNU 2026-2031

    01-10-2026 - 06.05
    Our Picks

    Mohon maaf, teks sumber artikel berita yang ingin Anda tulis ulang belum disertakan. Yang Anda berikan adalah keterangan foto dan informasi footer situs web.

    01-10-2026 - 08.35

    Sumsel Darurat Asap BMKG Beri Peringatan Keras

    01-10-2026 - 08.05

    Pemerintah Siap Atur Ketat Angkutan Digital

    01-10-2026 - 06.35

    Terbongkar Daftar Pengurus PBNU 2026-2031

    01-10-2026 - 06.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.