zonamerahnews.com – Pagi Minggu yang seharusnya cerah berubah menjadi penuh ketidakpastian bagi ribuan calon penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Soetta. Sejak dini hari gerbang udara utama Indonesia itu terpaksa lumpuh total akibat sebaran abu vulkanik dari amukan Gunung Anak Krakatau. Situasi ini membuat suasana di terminal keberangkatan mencekam dengan para pelancong yang terlantar menanti kejelasan.
Pantauan di Terminal 3 Soetta sekitar pukul 07.00 WIB menunjukkan pemandangan yang memprihatinkan. Kursi-kursi tunggu penuh sesak bahkan banyak penumpang terpaksa duduk lesehan di lantai. Antrean panjang masih terlihat di konter check-in meski operasional penerbangan telah dihentikan sementara. Pengumuman berulang kali terdengar mengimbau kesabaran dan meminta penumpang menunggu informasi lanjutan.

Salah satu calon penerbang Randi 29 yang seharusnya terbang ke Kuala Lumpur Malaysia pukul 11.00 WIB harus menelan pil pahit pembatalan. "Ke Malaysia jam 11 tapi kena pembatalan juga" keluhnya saat ditemui di lokasi. Randi bersama ratusan lainnya masih bertahan di bandara berharap ada kabar baik sebelum pukul 09.30 WIB batas waktu penutupan sementara yang diumumkan. "Masih ngambang cuma nggak tahulah ini kan tadi aku membaca operasional ditutup gitu nunggu 09.30 kali gitu doang" tambahnya.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengonfirmasi penutupan wilayah udara Soetta berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26 berlaku mulai pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB. Keputusan krusial ini diambil setelah uji kertas atau paper test pada Minggu 6 September pukul 00.35 WIB hingga 01.05 WIB menunjukkan hasil positif adanya sebaran abu vulkanik. Kondisi semakin diperparah dengan hasil paper test terbaru dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta pada pukul 06.05 WIB hingga 06.35 WIB yang kembali mengindikasikan abu vulkanik di area bandara. Akibatnya penutupan diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB sesuai NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26.
Meskipun operasional terhenti pihak bandara memastikan 170 pesawat yang menginap Remain Over Night RON berada dalam kondisi aman di apron. Rinciannya 66 pesawat di Terminal 1 51 pesawat di Terminal 2 49 pesawat di Terminal 3 dan 4 pesawat kargo. Total 209 pergerakan penerbangan terdampak langsung oleh penutupan wilayah udara ini. Hingga berita ini diturunkan nasib ribuan penumpang dan jadwal penerbangan selanjutnya masih menunggu keputusan resmi dari otoritas bandara.

