zonamerahnews.com – Kota Makassar digemparkan dengan keberhasilan aparat kepolisian membongkar sindikat peredaran narkoba internasional. Jaringan yang dikenal dengan nama ‘Joker Malaysia’ ini berhasil dilumpuhkan, menyita jutaan rupiah sabu dan ribuan pil ekstasi dalam operasi besar-besaran.
Satuan Narkoba Polrestabes Makassar berhasil membekuk tujuh tersangka yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan gelap tersebut. Para pelaku, dengan inisial EA, SI, SA, AD, DK, SB, dan EW, diidentifikasi sebagai penghubung utama dengan bandar narkoba yang beroperasi dari Malaysia. Mereka adalah tangan kanan yang menggerakkan distribusi barang haram ini di berbagai wilayah.

Dalam penangkapan yang menghebohkan ini, petugas mengamankan total sembilan kilogram sabu serta 10.255 butir pil ekstasi. Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara, membenarkan penangkapan dan penyitaan barang bukti fantastis tersebut pada Sabtu 5 September. "Iya, kita tangkap 7 orang dan 9 kg sabu serta 10.255 butir pil ekstasi," ujarnya kepada awak media.
Jaringan ini mendapat julukan ‘Joker Malaysia’ karena modus operandi mereka yang unik. Pembungkus sabu dan pil ekstasi yang mereka edarkan selalu menampilkan logo bergambar wajah Joker, karakter fiksi yang ikonik. Modus ini menjadi ciri khas yang akhirnya membantu aparat dalam mengidentifikasi dan melacak pergerakan mereka.
AKBP Lulik menjelaskan lebih lanjut bahwa sindikat Joker Malaysia ini memiliki jangkauan operasi yang luas. Mereka diketahui telah mengirimkan pasokan sabu ke empat kota besar di Indonesia, meliputi Medan, Jakarta, Surabaya, dan tentu saja Makassar sebagai pusat penangkapan. Barang bukti yang berhasil disita merupakan hasil gabungan dari serangkaian penangkapan yang dilakukan tidak hanya di Makassar, tetapi juga di Pinrang, Surabaya, Pasuruan, hingga Depok, menunjukkan skala jaringan yang masif.

