zonamerahnews.com – Korps Lalu Lintas Polri kini mengambil langkah maju yang signifikan dalam upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya. Melalui sebuah Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) yang berfokus pada Pelaporan Kegiatan Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli atau Turjawali, Korlantas secara resmi memperkenalkan pemanfaatan teknologi aplikasi mutakhir. Pertemuan penting ini, yang dihadiri perwakilan Polda dari seluruh penjuru Indonesia, dibuka langsung oleh Kombes Ari Satmiko selaku Kasubdit Tatib Ditgakkum Korlantas Polri di kawasan Cililitan Jakarta Timur pada Rabu 2 September.
Dalam pidatonya, Kombes Ari Satmiko menggarisbawahi urgensi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian serta memperkokoh keselamatan berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa infrastruktur dan sistem transportasi merupakan pilar vital yang menopang aktivitas masyarakat sekaligus pembangunan nasional. Menurutnya, lalu lintas dan angkutan jalan adalah denyut nadi kehidupan yang memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan bangsa. Oleh karena itu, kepolisian sebagai garda terdepan pelayanan publik wajib terus berkreasi dan berinovasi demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat luas.

Data terbaru dari Korlantas Polri menunjukkan lonjakan populasi kendaraan yang fantastis, mencapai lebih dari 173,5 juta unit terdaftar di Indonesia. Realitas ini mendorong Polri untuk memperbarui sistem pemantauan lalu lintas mereka. Solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan maksimal aplikasi Turjawali. Aplikasi ini memfasilitasi pelaporan kegiatan personel di lapangan, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek, yang semuanya dapat terpantau secara real time dari ruang kendali pusat.
Kombes Ari menjelaskan bahwa dengan pemantauan berbasis data yang valid dan akurat, penempatan personel di titik-titik rawan kecelakaan atau black spot, area rawan pelanggaran, serta lokasi rawan kemacetan dapat dilakukan dengan sangat efektif dan efisien. Lebih jauh, ia juga meminta seluruh peserta Anev untuk menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan berkelanjutan di wilayah masing-masing. Tujuannya jelas untuk merealisasikan Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas atau Kamseltibcarlantas yang lebih optimal di seluruh Indonesia.

