zonamerahnews.com – Sebuah pertemuan tak terduga yang menyatukan advokat kondang Hotman Paris Hutapea dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia PWI Akhmad Munir menjadi sorotan publik. Momen penting ini terjadi di Jakarta pada Selasa 28 Juli, dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebagai fasilitator. Dasco sendiri yang mengunggah potret kebersamaan mereka di akun Instagram pribadinya, memicu beragam spekulasi di tengah panasnya hubungan Hotman dengan organisasi pers.
Dalam unggahan tersebut Dasco menuliskan pesan singkat "Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI dan Hotman Paris hari ini". Namun hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai agenda atau hasil pembahasan dalam pertemuan segitiga tersebut. Upaya untuk mendapatkan klarifikasi dari Dasco belum membuahkan hasil, meninggalkan misteri di balik meja perundingan yang mempertemukan dua tokoh yang tengah berseteru.

Pertemuan ini tentu saja menarik perhatian mengingat Hotman Paris sebelumnya digugat oleh PWI ke Polda Metro Jaya. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, menuding Hotman melakukan tindak pidana penghinaan sesuai Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Tak hanya PWI, Hotman juga menghadapi aduan serupa dari Media Independen Online MIO Indonesia. Laporan MIO Indonesia yang masuk pada Senin lalu tercatat dengan nomor LP/B/5298/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Organisasi ini menduga Hotman melanggar Pasal 433 Pasal 436 dan Pasal 441 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 18 ayat 1 juncto Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Menanggapi serangkaian aduan tersebut Hotman Paris telah angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pernyataannya dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung pada Jumat 17 Juli silam ditujukan kepada individu tertentu bukan kepada institusi atau organisasi pers secara umum. "Itu kan dari orang ke orang. Itu ke oknum, bukan ke organisasi. Jadi itu delik aduan bukan delik pers," ujarnya pada Kamis 24 Juli. Meskipun demikian Hotman menyatakan kesiapannya untuk memenuhi panggilan kepolisian guna memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus yang membelitnya.

