zonamerahnews.com – Sebuah guncangan kuat mengguncang wilayah perairan utara Banggai Sulawesi Tengah pada Jumat pagi. Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,4 ini membuat warga di sejumlah daerah terkejut namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami yang mengancam.
Menurut keterangan resmi BMKG yang disampaikan oleh Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Wijayanto peristiwa ini terjadi tepat pukul 06.28 WIB. Pusat gempa terdeteksi berada di laut sekitar 72 kilometer arah timur laut Pulau Puah Sulawesi Tengah dengan kedalaman 99 kilometer di bawah permukaan bumi.

BMKG mengkategorikan gempa ini sebagai gempa menengah yang diakibatkan oleh deformasi batuan pada lempeng Laut Sulawesi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan naik atau thrust fault yang menjadi pemicu guncangan.
Dampak getaran gempa terasa cukup luas. Di Luwuk dan Bone Bolango intensitas guncangan mencapai skala III-IV MMI yang berarti getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari. Sementara itu warga Gorontalo merasakan guncangan dengan skala III MMI yang digambarkan seperti getaran truk besar yang melintas.
Wilayah lain seperti Pohuwatu Boalemo dan Gorontalo Utara juga merasakan getaran pada skala II-III MMI. Di sana beberapa orang merasakan guncangan dan benda-benda ringan yang digantung terlihat bergoyang. Bahkan hingga ke Taliabu getaran masih terasa dengan intensitas II MMI cukup untuk membuat benda gantung bergerak.
Hingga laporan ini disusun atau sekitar pukul 06.50 WIB BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan yang terjadi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

