zonamerahnews – Jakarta – Kabar gembira bagi para pemudik dan warga Ibu Kota! Sistem Ganjil Genap (Gage) di seluruh wilayah DKI Jakarta dipastikan tidak akan diberlakukan selama periode libur panjang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, yang jatuh pada tanggal 18 hingga 25 Maret 2026. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri.
Keputusan ini disampaikan Kapolda Asep Edi Suheri saat meninjau langsung kesiapan arus mudik di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Sabtu (14/3). "Kalau libur, [aturan] menyesuaikan, tidak ada ganjil genap. Tanggal 18 sampai 25 [Maret] ditiadakan," jelas Irjen Asep, memberikan kepastian kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan atau beraktivitas di Jakarta selama periode tersebut.

Lebih lanjut, Irjen Asep Edi Suheri juga mengungkapkan bahwa Polda Metro Jaya telah mengerahkan ribuan personel gabungan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta perayaan Idulfitri di seluruh wilayah hukumnya. "Rencana pengamanan dari jajaran Polda Metro Jaya mencakup 1.647 lokasi pengamanan di seluruh wilayah," tambahnya, saat berinteraksi dengan awak media di Terminal Pulogebang, seperti dilansir zonamerahnews.com.
Secara rinci, dari total lokasi tersebut, disiapkan 95 pos pengamanan yang terbagi menjadi 68 pos pengamanan (pospam), 22 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu. Tak hanya itu, 9 pos pantau khusus arus mudik juga telah disiagakan di sepanjang ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk memantau pergerakan kendaraan dan mengantisipasi kepadatan.
Fokus pengamanan juga meluas ke 83 sentra ekonomi vital dan 11 simpul transportasi utama yang diperkirakan akan ramai. Simpul transportasi ini meliputi 4 terminal, 4 stasiun kereta api, 2 bandara, dan 1 pelabuhan, yang semuanya akan mendapatkan penjagaan ekstra guna menjamin kenyamanan dan keselamatan publik.
Dalam rangka menjaga ketertiban selama malam takbiran dan Hari Raya Idulfitri, aparat kepolisian akan mengamankan 13 lokasi perayaan takbiran serta 133 titik pelaksanaan salat Ied dan pembagian zakat. Ini dilakukan untuk memastikan setiap rangkaian ibadah dan tradisi berjalan dengan lancar dan kondusif.
Destinasi wisata juga tak luput dari perhatian. Sebanyak 68 titik objek wisata akan dipantau ketat, termasuk ikon-ikon populer seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, dan Taman Mini Indonesia Indah. Pengamanan juga mencakup kawasan wisata di Bekasi, Depok, hingga gugusan Kepulauan Seribu, mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Secara keseluruhan, operasi pengamanan Lebaran ini melibatkan total 6.812 personel gabungan. Rinciannya adalah 5.092 personel Polri, 416 personel TNI dari Kodam Jaya dan jajaran Kodim, 1.088 personel dari Pemerintah Daerah dan instansi terkait, serta 216 personel yang berasal dari unsur masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan suasana Lebaran yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh warga.

