zonamerahnews.com – Dunia pendidikan di Tangerang Selatan mendadak guncang setelah terungkapnya aksi perundungan keji yang menimpa belasan siswi SMP Negeri 10 Ciputat. Sebanyak 14 siswi kelas 8 diduga menjadi korban intimidasi kakak kelas yang tidak hanya melakukan pemerasan uang tetapi juga memaksa mereka menelan minuman racikan berbahaya.
Tragedi ini mengakibatkan tiga siswi harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatan yang menurun drastis. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari para korban minuman tersebut diduga berisi campuran cuka bawang putih serta kopi namun keluarga khawatir terdapat zat berbahaya lain yang memicu sakit perut hebat.

Aksi bejat para pelaku yang merupakan siswa senior ini juga dibarengi dengan praktik pemerasan uang saku kepada para korban dengan nominal yang bervariasi. Hal ini memicu kemarahan besar dari pihak orang tua murid yang merasa keamanan anak mereka di sekolah sangat terancam.
Menanggapi situasi genting tersebut Polsek Ciputat Timur bergerak cepat dengan menerjunkan tim penyidik untuk melakukan verifikasi langsung ke lokasi kejadian. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menegaskan bahwa pihaknya tengah mendalami akurasi data terkait kasus yang melibatkan anak di bawah umur ini.
Pihak kepolisian juga telah membuka pintu lebar bagi keluarga korban yang ingin menempuh jalur hukum secara resmi. Koordinasi intensif kini tengah dibangun antara pihak sekolah dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tangerang Selatan guna mengumpulkan kronologi lengkap kejadian tersebut.
Hingga saat ini para orang tua korban masih menuntut ketegasan dari manajemen sekolah. Mereka mendesak agar ada sanksi nyata bagi para pelaku agar rantai kekerasan di lingkungan sekolah dapat segera diputus dan tidak terus berulang di masa depan.

