zonamerahnews.com – Kabar gembira bagi para pemburu cuan di ibu kota karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka gerbang peluang melalui ajang Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026. Tak tanggung-tanggung sebanyak 12.000 posisi pekerjaan kini tengah diperebutkan oleh ribuan pelamar dari berbagai latar belakang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa kesempatan emas ini tidak memandang status domisili. Siapa pun bisa mencoba peruntungan di Jakarta asalkan memiliki kemauan, termasuk bagi mereka yang belum memiliki KTP Jakarta maupun penyandang disabilitas. Prinsip kesetaraan menjadi kunci utama dalam pembukaan akses lapangan kerja kali ini.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa. Hingga acara dimulai, tercatat lebih dari 28.000 orang telah mendaftar secara daring, sebuah angka yang melonjak drastis hingga dua kali lipat dari total lowongan yang tersedia. Sebanyak 105 perusahaan dari sektor perbankan, teknologi, otomotif, hingga kuliner turut hadir untuk menjaring talenta terbaik.
Bagi Anda yang ingin berburu kerja secara langsung, Convention Hall SMESCO Jakarta Selatan menjadi titik kumpul utama pada 22 hingga 23 Oktober 2026. Namun jangan khawatir jika berhalangan hadir secara fisik, karena akses pendaftaran digital tetap dibuka hingga akhir Oktober melalui situs resmi pemerintah.
Menariknya, Pramono juga membawa kejutan besar bagi para pencari kerja. Mulai 1 Januari 2027, pemerintah berencana memberikan fasilitas transportasi publik gratis bagi pencari kerja melalui kartu khusus. Langkah ini merupakan bagian dari perluasan kelompok masyarakat yang berhak menikmati layanan transportasi gratis di Jakarta.
Tak hanya fokus pada pasar domestik, Pemprov DKI juga membidik peluang kerja internasional. Program pelatihan bahasa asing secara cuma-cuma akan diberikan bagi warga yang bermimpi mengadu nasib di Jepang, Taiwan, Hong Kong, hingga Jerman. Fasilitas Mobile Training Unit (MTU) disiapkan untuk memastikan calon pekerja memiliki kompetensi bahasa yang mumpuni sebelum berangkat ke luar negeri.
Upaya masif ini sejalan dengan tren positif penurunan angka pengangguran di Jakarta yang kini menyentuh angka 5,79 persen. Dengan kombinasi bursa kerja, pelatihan keterampilan, hingga dukungan kewirausahaan, Jakarta optimis dapat terus menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

