SBY Menjawab Tudingan Terkait Mendanai Demo Ricuh UU Ciptaker 08 Oktober 2020

oleh -4 views
SBY Menjawab Tudingan Terkait Mendanai Demo Ricuh UU Ciptaker 08 Oktober 2020

 

Zonamerahnews.com, – Jakarta Mantan Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono(SBY) merespons tuduhan akan keterlibatan elite politik dalam mendanai dan menjadi aktor intelektual unjuk rasa tolak Omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh di beberapa daerah.


Sebelumnya, Pada saat pernyataan yang disampaikan pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartanto Dan Menko Polhukam Mafud MD tida menyebutkan Nama SBY dalam menyelipkan tudingan atas keterlibatan elit politik di demo ricuh UU Ciptaker. 

“Sebetulnya, pemerintah tahu siapa yang demo itu, kami tahu siapa yang menggerakkan, siapa sponsornya, siapa yang membiayai. Pemerintah sudah tahu siapa tokoh-tokoh intelek di balik penggerak demo,” kata Airlangga, Kamis (8/10).


SBY kemudian meminta negara menyebut dalang yang menggerakkan, menunggangi, hingga membiayai aksi unjuk rasa tolak UU Ciptaker yang berakhir ricuh di sejumlah daerah.

Menurut SBY, negara bisa dianggap menyebar berita bohong alias hoaks jika tidak mengungkap siapa dalang kerusuhan yang sebenarnya.

“Lebih bagus kalau memang menggerakkan, menunggangi, membiayai itu oleh negara dianggap kejahatan, melanggar hukum, dan hukum harus ditegakkan lebih baik disebutkan. Kalau tidak, nanti dikira negaranya dianggap melakukan hoaks,” kata SBY lewat akun Youtube pribadinya, Senin (12/10).

Mantan ketua umum Demokrat itu mengatakan dirinya tak pernah berpikir untuk menggerakkan, menunggangi, ataupun membiayai demonstrasi Omnibus Law Ciptaker andai kata dirinya memiliki kemampuan untuk melakukan itu. Ia mengaku tak pernah berpikir untuk melakukan langkah yang tidak tepat seperti itu.

“Andai kata saya ini punya kemampuan menggerakkan massa begitu luas di Tanah Air kemarin, andai kata saya punya uang dan uangnya banyak dan menggerakkan aksi seperti itu, saya juga tidak punya niat. Tidak terpikir untuk lakukan sesuatu yang menurut saya tidak tepat saya lakukan,” ujarnya.

Dengan adanya tudingan itu, SBY merasa khawatir jika fitnah di Indonesia terus berkembang 

“jadi kalo tiba tiba kemarin saya dituduh seperti itu, engga baik kalau negeri kita makin subur fitnah, Hoaxs , tuduhan-tuduhan tidak berdasar, ” Jelasnya 


Sehari berselang, giliran putra SBY yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang angkat bicara ke publik. 

Ia mengaku bahwa berita hoaks yang menyebut dirinya dan Demokrat sebagai dalang demonstrasi UU Ciptaker telah disebarkan di tengah masyarakat. 

Namun, AHY bersyukur karena masyarakat sudah cerdas. Ia pun membantah tuduhan tersebut. 

“Alhamdulillah, rakyat kita cerdas. Tuduhan itu dibantah oleh berbagai elemen masyarakat yang melakukan penolakan UU Ciptaker. Saya tegaskan, tuduhan tak berdasar itu sangat menyakiti hati nurani rakyat, yang memang sungguh-sungguh ingin berjuang untuk kehidupannya yang lebih baik,” kata AHY lewat akun Twitter-nya,@AgusYudhoyono, pada Selasa (13/10).


<blockquote class=”twitter-tweet”><p lang=”in” dir=”ltr”>Tidak adanya kejelasan draf final RUU Ciptaker membuat “chaos informasi” di masyarakat. Antar Pemerintah/aparat &amp; masy saling tuding menyebarkan hoax, pdhl rujukan “kebenaran informasi” itu pun belum ada. Jadi, bagaimana kita menganggap berita yg beredar itu hoax atau bukan?</p>&mdash; Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (@AgusYudhoyono) <a href=”https://twitter.com/AgusYudhoyono/status/1315885207279472640?ref_src=twsrc%5Etfw”>October 13, 2020</a></blockquote> <script async src=”https://platform.twitter.com/widgets.js” charset=”utf-8″></script>