Proyek Talud di Jalan Poros Kalukuan-Moncobalan Dinilai Asal-asalan

oleh -4 views
Talud yang pecah-pecah

Zonamerahnews.com – Pekerjaan Proyek Talud di jalan poros Kalukuan-Moncobalan, diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai bestek.

Alhasil, pekerjaan itu pun mendapat sorotan dari salah satu LSM di Gowa.

Ketua Investigasi Poros Rakyat Indonesia, Muh Ainun Najib menilai, pekerjaan itu diduga dikerja asal-asalan dan tidak sesuai bestek.

Menurutnya, Proyek Talud penahan tanah tersebut, yang dikerjakan oleh
PT. Lembang SB, dengan nilai pagu anggaran kurang lebih Rp 2,8 miliar dari APBD 2019.

Ainum Najib mengatakan, diduga lantaran mengejar keuntungan. Hasilnya pun tidak memuaskan.

“Beginimi kalau hanya mengejar keuntungan, hasilnya pun tidak memuaskan,” ucapnya Selasa (2/10/2019).

Ainum Najib menuturkan, awal dari proses pekerjaan proyek tersebut dinilainya sudah tidak benar.

Hal ini terbukti bahwa belum genap satu bulan, proyek talud itu, Banyak pecah-pecah sepanjang 30 meter. Dan talud pun tidak bersambung, artinya proyek ini dikerja tidak sesuai juknis atau tidak sesuai perencanaan awal.

Talud yang putus

Ia meminta agar pihak penentu kebijakan segera memeriksa pekerjaan itu.
Khususnya pihak pengawasan dari PU.

“Sebaiknya pihak kontraktor lebih melihat kepentingan jangka penjang pekerjaan itu, sehingga tidak tiap tahun dianggarkan, masih banyak yang mesti dibenahi di Gowa, masa pekerjaan yg sama selalu diulang ulang, tapi semoga tidak di tempat ini,” imbuhnya.

Hampir setiap hari awak media lewat di jalan yang dikerja, tapi amat jarang ada Pengawas yang muncul di lapangan.

“Kami berharap pihak PU jangan tebang pilih dalam pengawasan mutu dan kualitas proyek.” ucapnya

Sampai berita ini dipublikasikan belum ada klarifikasi pihak terkait
(Darwis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.