Polda Sulsel Kalah di Praperadilan, Pengacara Minta Hamsul Dibebaskan

oleh -36 views
Pengadilan negeri Makassar

Zonamerahnews.com – Hasil Putusan Praperadilan Negeri Makassar di Ruang Prof. Seno Aji Kamis 28 April 2022 Jam 15.30, yang di menangkan pengacara Hamsul Korban Kriminalisasi Bisnis Bitcoin Currency.

Setelah dinyatakan tersangka oleh Polda Sulsel perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan pelapor Jimmy Candra. Hamsul melakukan perlawanan melalui praperadilan.

Tersangka melakukan gugatan prapradilan di pengadilan negeri makassar dengan no 7/pid.pra/2022/PN .mks dengan tergugat Kapolda Sulawesi Selatan.

Dalam sidang praperadilan di pimpin langsung oleh hakim, Johnicol Ricard Sine.SH di dampingi oleh panitera pengganti Retno Sari.SH.di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis ( 28/4/2022)

Sidang gugatan yang dihadiri kuasa hukum pihak termohon Kombes Pol Darma Lalepadang SH.MH.M.Th , AKBP Dr H muh.tahir SH.MH.LLM, kompol IF Erwanto .SH.MH. pembina hamit Wille SH .MH Iptu Suparno .SH.

Dalam pembacaan tuntutan hakim telah mengabulkan permohonan Praperadilan dengan petikan putusan no 7 /pid .pra /2022/PN .mksr.

Bahwa pemohon pada tanggal 12 april 2022 mengajukan permohonan praperadilan melawan polda sulsel /termohon praperadilan di pengadilan negeri makassar dengan perkara nomor : 7 /pid .pra/ 2022/PN .MKS

Dan telah di putuskan pada tanggal 28 April 2022 bahwa bunyi amar putusan pengadilan negeri makassar dengan perkara nomor 7 /pid .pra /2022 /PN mks sebagai berikut

1.mengabulkan permohonan praperadilan untuk seluruh nya

2.menyatakan menurut hukum penetapan status tersangka atas diri pemohon sejak 27 juli 2021 yang di tetapkan oleh termohon adalah tidak sah.

3.Menyatakan menurut hukum penetapan/perintah penahanan atas diri dari pemohon sejak tanggal 9 maret 2022 yang ditetapkan oleh termohon Praperadilan adalah tidak sah

  1. Memerintahkan kepada Termohon Praperadilan untuk mengeluarkan Pemohon dari Rumah Tahanan
  2. Memerintahkan Termohon Praperadilan untuk mengembalikkan hak-hak Pemohon berupa Rehabilitasi Nama Baik dan membuka kembali pemblokiran Rekening Nomor 7325324791 a.n Hamsul HS, SE/Pemohon pada Bank BCA Cabang Ratulangi Makassar.
  3. Memerintahkan Termohon Praperadilan untuk menerbitkan Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan (SP3) terhadap pemohon, Hamsul HS, SE.
  4. Membebankan kepada Termohon untuk membayar biaya perkara yang ditimbulkan dalam perkara ini sejumlah Nihil.

Sementara, kuasa hukum pemohon Muhammad ichsan. SH mengatakan kami sebagai kuasa hukum Hamsul dalam permohonan praperadilan yang telah di kabul kan.

“Ia berharap pihak termohon segera melaksanakan apa isi dalam putusan itu, salah satu yang paling mendesak Hamsul harus keluar dari tahanan Polda Sulsel.” ungkapnya

Putusan itu tanggal 28 april 2022 itu mulai berlaku keputusan, satu hari dari keputusan itu masih ditolerir, ini tidak ada lagi alasan Hamsul di dalam tahanan” Kata Ichsan

“Hamsul harus keluar demi hukum, semakin lama Hamsul dalam tahanan semakin lama di langgar Hak asasinya, tidak ada dasar hukumnya, tidak ada alasan pembenarannya” ucapnya

Menanggapi hal tersebut Kasubdit Bidkum Polda Sulsel AKBP Muh Tahir mengatakan apa ya, Saya belum paham apa keputusan yang dari mabes, yang jelas disini, apa langkah hukum yang di lakukan oleh penyidikan di penetapan tersangka itu sudah profesional.

“tapi yang di atensi hakim ini adanya keputusan gelar dari mabes yang bertentangan dengan hasil penyidikan polda, Yang di kabulkan permohonan hanya Hamsul saja, sulfikar tidak, nanti koordinasi sama pak Dir nya, langkah apa yang kita lakukan, menurut hakim tepat, tapi kami ada yang ganjal, nanti kita koordinasikan ke internal kami” ucapnya selesai sidang di pengadilan negeri Makassar.

Sementara Kasubdit Dirkrimum Polda Sulsel mengatakan Bahwa keputusan PRA Peradilan yang mana di kabulkan permohonan dari lawyer Tersangka Hamsul, telah kami terima amar putusan nya.

“Yang namanya Putusan Hakim wajib untuk kami laksanakan, tetapi ada hal yg perlu saya jelaskan bahwa putusan tersebut atas perintah Hakim PRA Peradilan , tidak bisa kami laksanakan sesuai dgn perintah Hakim karena semua amar putusan tersebut sudah bukan kewenangan kami, Untuk itu di laksanakan” ujarnya. Minggu (1/4/2022)

“Karena kasus tersebut telah P21 dan telah Kami tahap 2 ke kejaksaan sehingga semua sudah kewenangan kejaksaan, tidak ada lagi kewenangan dari penyidik kepolisian untuk melaksanakan putusan tersebut.” Singkatnya

Terpisah Jaksa pengadilan Tinggi Sulsel, Bu Juliati mengatakan “Maaf terkait masalah kasusnya Hamsul tolong dihubungi Humas Kejati SulSel” singkatnya melalui whatspp.

Sekadar diketahui, perkara ini bergulir di Polda Sulsel berdasarkan LP/B/ 121 /1V /2021 / SPKT tanggal 20 April prihal tindak pidana penipuan dan pengelapan yang di maksud pasal 378 dan 372 Jo pasal 55 KUHP atas nama Jimmy Candra dengan terlapor Hamsul HS SE yang di tangani oleh penyidik unit II subdit II Harda Ditreskrimum Polda Sulsel

Penyidik Polda Sulawesi Selatan (Sulsel )menetapkan tersangka Hamsul berdasarkan gelar perkara

Sementara hasil gelar perkara khusus yang di lakukan oleh biro Wasidik Mabes Polri berdasarkan alat bukti yang ada terhadap laporan polisi .LP/B /121/1V /2021/SPKT 20 April 2021.

Sampai berita ini dipublikasikan pihak terkait belum bisa di temui.

Bersambung…

(Darwis)