200 Kg Ganja Musnah! Kapolda Sumsel: Selamatkan Masa Depan Bangsa!
zonamerahnews – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Sandi Nugroho, baru-baru ini memimpin langsung proses pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 200 kilogram. Ganja dalam jumlah fantastis ini merupakan hasil pengungkapan ladang ganja seluas 20 hektare di kawasan terpencil Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, yang berhasil diendus aparat pada 13 Februari lalu.

Dalam keterangannya yang diterima zonamerahnews.com, Irjen Sandi Nugroho menegaskan bahwa tindakan tegas ini bukan sekadar penegakan hukum semata. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai langkah strategis dan krusial untuk menyelamatkan masa depan bangsa dari ancaman serius narkotika. "Mudah-mudahan hal ini menjadi tanda bahwa kesadaran masyarakat untuk menolak bahaya narkoba semakin kuat," ujarnya.
"Peredaran narkoba sangat merusak generasi bangsa. Apabila kita ingin menuju Indonesia Emas 2045, maka generasi muda harus terbebas dari narkoba," tegas Sandi. Ia menambahkan bahwa keamanan kini tak lagi hanya berpusat pada kejahatan fisik, melainkan juga perlindungan masyarakat dari jerat narkoba. Menurutnya, menjaga keluarga, saudara, dan lingkungan dari narkoba adalah tanggung jawab bersama.
Sandi menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat setempat. "Informasi yang paling akurat sering kali berasal dari lingkungan terdekat," katanya. Ia memastikan bahwa pihaknya akan mengombinasikan kecanggihan teknologi kepolisian melalui Scientific Crime Investigation dengan informasi intelijen yang didapat dari masyarakat. "Bukan hanya pengguna atau pengedar, tetapi sampai kepada bandar narkoba harus kita perangi bersama," serunya.
Terkait kelanjutan kasus ini, pihak kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka. Dua di antaranya, berinisial RS dan A, saat ini tengah menjalani tahap penyidikan intensif. Sementara itu, tiga tersangka lainnya, yakni EA, YA, dan PHR, masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus diburu oleh aparat.
Kegiatan pemusnahan yang menjadi simbol perlawanan terhadap narkotika ini turut disaksikan langsung oleh Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para tokoh masyarakat setempat, menunjukkan komitmen bersama dalam memerangi peredaran barang haram tersebut.

