Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila
    • Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu
    • Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah
    • Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh
    • UGM Memanas Pejabat Negara Kocar Kacir
    • Rahasia Terbongkar Kasus Ijazah Jokowi Mandek
    • Bocah Disetrum Jakarta Terkuak Motif Pemalakan
    • Tito Karnavian Kaget Temukan Ini di Bedah Rumah
    Rabu, 17 Juni 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional -
    Nasional

    11-04-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    Heboh! KPK Gadungan Sikat Rp300 Juta dari Wakil Ketua DPR RI!

    zonamerahnews – Polda Metro Jaya berhasil meringkus seorang perempuan berinisial TH alias D (48) yang diduga kuat melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan. Korbannya tidak main-main, yaitu Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang harus merelakan uang tunai sebesar Rp300 juta. Penangkapan ini menjadi sorotan publik setelah Sahroni melaporkan insiden tersebut pada 9 April lalu.

    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kasus yang menghebohkan ini bermula pada 6 April, ketika Ahmad Sahroni sedang sibuk rapat di ruang Komisi III Gedung DPR RI. Di tengah kesibukannya, stafnya mengabarkan ada seorang perempuan yang mengaku sebagai Kepala Biro Penindakan KPK ingin bertemu dengannya. Meskipun tidak memiliki janji sebelumnya, Sahroni akhirnya didatangi oleh pelaku. Wanita tersebut kemudian secara langsung meminta uang sebesar Rp300 juta, dengan dalih akan digunakan untuk "kegiatan pimpinan komisi antirasuah."

    Sahroni membenarkan bahwa uang sejumlah tersebut telah diserahkan kepada pelaku. Ia menjelaskan alasannya memberikan uang adalah sebagai bagian dari upaya untuk "menangkap" pelaku, yakni mengumpulkan bukti penipuan yang dilakukan secara terang-terangan. "Duit memang sudah diserahkan. Kenapa itu duit diserahkan? Ya karena kalau mau menangkap orang ya saya harus serahin dong. Ya masa menangkap orang enggak ada bukti untuk ngasih duit," ujar Sahroni, dikutip dari zonamerahnews.com pada Jumat (11/4). Ia juga mengklarifikasi bahwa kejadian ini tidak ada kaitannya dengan pengurusan perkara apapun, melainkan murni permintaan uang atas nama pimpinan KPK.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkapkan, TH alias D ditangkap setelah laporan Sahroni diterima dan penyelidikan intensif dilakukan. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti krusial yang menguatkan dugaan penipuan, antara lain stempel KPK palsu, delapan lembar surat panggilan berkop KPK, dua unit telepon seluler, serta empat kartu identitas berbeda yang diduga digunakan untuk melancarkan aksinya. Saat ini, pelaku masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat dengan Pasal 492 KUHP tentang tindak pidana penipuan.

    Polda Metro Jaya menegaskan akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau modus serupa lainnya yang mungkin melibatkan pelaku lain. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mencatut nama lembaga negara atau pejabat. Jika menemukan modus serupa, masyarakat diminta tidak ragu untuk segera melapor melalui layanan darurat 110 agar tindakan hukum dapat segera diambil.


    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05

    UGM Memanas Pejabat Negara Kocar Kacir

    16-06-2026 - 08.05

    Rahasia Terbongkar Kasus Ijazah Jokowi Mandek

    16-06-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    Nasional 16-06-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Guncangan dahsyat berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa pukul 11.27…

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05
    Our Picks

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.