Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    19-07-2026 - 03.05

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua
    • Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak
    • Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi
    • Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau
    • Adonara Membara Korban Jiwa Bertambah Tiga
    • Sekolah Sepi Murid Mendikdasmen Mendagri Bergerak
    • Prabowo Pejabat Sakit Keras Demi Indonesia
    • Mencekam 1 Siswi MTs Tewas Usai Berenang di Garut
    Minggu, 19 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional -
    Nasional

    08-03-2026 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    Waspada! Konflik Global Ancam Ekonomi RI, DPR Desak Kemandirian Energi!

    zonamerahnews – Komisi XIII DPR RI secara tegas mendesak pemerintah untuk segera mengakselerasi program kemandirian energi nasional. Desakan ini muncul di tengah eskalasi ketidakpastian geopolitik global yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi Indonesia.

    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Anggota Komisi XIII DPR, Bias Layar, menyoroti bahwa peningkatan ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan Timur Tengah harus menjadi sinyal peringatan keras bagi Jakarta. Situasi ini, menurutnya, menuntut percepatan penguatan fondasi energi nasional.

    Bias Layar secara gamblang menjelaskan bahwa ketergantungan Indonesia yang tinggi pada impor minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Timur Tengah, sebuah wilayah yang kini bergejolak, sangat rentan menciptakan risiko serius bagi stabilitas ekonomi negara. "Ketegangan di sekitar Selat Hormuz, sebagai arteri vital distribusi minyak dunia, dapat memicu lonjakan harga energi yang tak terkendali," ungkap Bias kepada awak media pada Sabtu (7/3).

    Ia menambahkan, skenario terburuk jika konflik global ini terus meluas, harga minyak dunia bisa saja melonjak drastis, bahkan melampaui angka US$100 per barel. Kondisi demikian, lanjut Bias, akan memberikan tekanan masif terhadap perekonomian nasional, mulai dari lonjakan inflasi, kenaikan harga kebutuhan pokok yang memberatkan masyarakat, hingga beban berat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Oleh karena itu, Bias mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis. Prioritas utama adalah mengurangi ketergantungan impor minyak dari Timur Tengah dan memperluas jangkauan kerja sama energi dengan negara-negara di kawasan Amerika, Afrika, serta Asia Pasifik.

    Selain itu, Kementerian ESDM juga diminta untuk secara proaktif mendorong Pertamina agar mempercepat pencapaian target produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari. "Langkah ambisius ini harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur energi yang kokoh, peningkatan kapasitas penyimpanan cadangan BBM nasional, serta dukungan kebijakan fiskal yang memadai," tegasnya.

    Kenaikan harga energi global saat ini memang tak lepas dari bayang-bayang konflik berkelanjutan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel di Timur Tengah. Ketegangan ini secara langsung mengancam kelancaran pelayaran di Selat Hormuz, sebuah jalur maritim krusial yang menjadi gerbang bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Analis dan negara produsen energi memperkirakan, jika eskalasi terus berlanjut, lonjakan harga minyak yang lebih tinggi tak terhindarkan. (tfq/rti)

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    19-07-2026 - 03.05

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05

    Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau

    18-07-2026 - 16.05

    Adonara Membara Korban Jiwa Bertambah Tiga

    18-07-2026 - 13.05

    Sekolah Sepi Murid Mendikdasmen Mendagri Bergerak

    18-07-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    Nasional 19-07-2026 - 03.05

    zonamerahnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK kembali bersiap menghadapi gugatan praperadilan kedua Asrul Azis Taba…

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05

    Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau

    18-07-2026 - 16.05
    Our Picks

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    19-07-2026 - 03.05

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05

    Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau

    18-07-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.