Geger! 17 Penerbangan Soetta ke Timur Tengah Mendadak Batal!
zonamerahnews – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, menghadapi situasi tak terduga pada Minggu (1/3). Sebanyak 17 jadwal penerbangan menuju berbagai destinasi di Timur Tengah terpaksa dibatalkan. Pembatalan ini disebut sebagai imbas langsung dari eskalasi ketegangan antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran, yang berdampak pada operasional penerbangan global.

Meskipun terjadi pembatalan signifikan, aktivitas di bandara utama Indonesia ini dilaporkan tetap kondusif. Data otoritas penerbangan hingga pukul 10.00 waktu setempat menunjukkan, awalnya ada 39 penerbangan rute Timur Tengah yang dijadwalkan hari itu, terdiri dari 20 kedatangan dan 19 keberangkatan. Dari jumlah tersebut, 38 adalah penerbangan reguler dan satu penerbangan charter.
Namun, perkembangan situasi terkini memaksa 17 penerbangan tersebut dibatalkan. Rute-rute yang terdampak meliputi Abu Dhabi dengan tiga penerbangan Etihad Airways, Doha dengan enam penerbangan Qatar Airways dan satu penerbangan Garuda Indonesia, serta Dubai dengan empat penerbangan Emirates. Selain itu, dua penerbangan Saudia Airlines tujuan Jeddah dan dua penerbangan lainnya menuju Madinah juga turut dibatalkan.
Di tengah rentetan pembatalan, beberapa penerbangan masih berhasil beroperasi. Tercatat satu penerbangan Saudia Airlines tujuan Jeddah telah lepas landas, sementara tiga penerbangan lainnya, yakni Lion Air dari Jeddah, Saudia Airlines dari Jeddah, dan Garuda Indonesia dari Madinah, berhasil mendarat dengan selamat.
Pantauan zonamerahnews.com di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan, konter check-in yang biasanya ramai melayani rute Timur Tengah tampak sepi dan ditutup pada Minggu siang. Pihak pengelola bandara menegaskan bahwa operasional secara keseluruhan tetap aman, tertib, dan terkendali. Pembatalan jadwal ini disebut sebagai langkah penyesuaian yang diperlukan menyikapi dinamika operasional di rute-rute Timur Tengah.
"Penanganan terhadap penumpang yang terdampak telah kami lakukan sesuai ketentuan yang berlaku, melalui koordinasi intensif dengan maskapai penerbangan terkait pembaruan jadwal dan pelayanan di bandara," jelas Aziz Fahmi Harahap, Pgs Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ia menambahkan, koordinasi juga terus dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara, serta dengan aparat keamanan demi memastikan situasi tetap kondusif.
"Kami mengimbau para calon penumpang untuk selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi maskapai masing-masing dan memastikan kembali status penerbangan sebelum berangkat ke bandara," pungkasnya, menekankan pentingnya kewaspadaan di tengah ketidakpastian jadwal penerbangan.

