Bocoran Kakorlantas: Ini Rahasia Mudik Lebaran 2026 Aman Lancar!
zonamerahnews – Persiapan dini untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 sudah mulai digeber. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, baru-baru ini melakukan peninjauan langsung ke jalur Trans Sumatra dan ruas Tol Bayung Lencir-Tempino di Jambi pada Senin (23/2). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan segala aspek kesiapan infrastruktur dan operasional jelang momen krusial tersebut.

Dalam tinjauannya, Irjen Agus menyoroti peran strategis keberadaan Tol Trans Sumatra. Menurutnya, jalur tol ini akan menjadi solusi efektif untuk memecah kepadatan kendaraan di jalur arteri. "Adanya Trans Sumatera dan tol ini sangat strategis. Tadi saya cek, traffic counting itu satu hari sampai 5.000 kendaraan untuk tol," ungkap Agus, seperti dikutip zonamerahnews.com. Ia menambahkan bahwa dengan terbaginya beban lalu lintas, kapasitas jalan akan lebih optimal, diharapkan mampu memperlancar perjalanan pemudik yang menuju Palembang, Riau, hingga Padang.
Agus juga memastikan bahwa Operasi Ketupat untuk wilayah Jambi akan dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar. Persiapan meliputi penempatan pos pengamanan (pospam), pos pelayanan (posyan), serta personel yang akan disiagakan secara matang. "Saya yakin nanti ada latihan operasi yang akan disimulasikan. Skenario-skenario disiapkan untuk meyakinkan bahwa negara hadir untuk menjamin selama Operasi Ketupat itu harkamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap terjaga," tegasnya.
Pendekatan pengamanan mudik tahun ini, lanjut Agus, akan bersifat komprehensif dan berbasis pada pemetaan potensi kerawanan. Ini sejalan dengan semangat nasional ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Tagline tersebut bukan sekadar slogan, melainkan mengandung makna mendalam tentang pentingnya keselamatan perjalanan sebagai fondasi kebahagiaan masyarakat saat merayakan Idulfitri. Ini berarti upaya menekan angka kecelakaan, mengurangi kemacetan, dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Setiap titik rawan kemacetan dan kecelakaan telah diidentifikasi untuk diantisipasi dengan skema rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, one way, dan pengaturan arus di simpul-simpul transportasi. "Kami ingin memastikan seluruh jalur yang akan dilalui pemudik dalam kondisi siap, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapan personel. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," jelas Agus.
Untuk mewujudkan mudik dan balik Lebaran 2026 yang aman, lancar, dan nyaman, Kakorlantas Polri terus melakukan serangkaian pengecekan jalur dan kesiapan personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) di berbagai wilayah Indonesia sepanjang bulan Ramadan. Irjen Agus sendiri turun langsung meninjau ruas jalan nasional, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, hingga titik-titik rawan.
Tak hanya itu, Kakorlantas juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif. Pemudik diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, tidak memaksakan diri saat lelah, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan sinergi antara kesiapan jalur, rekayasa lalu lintas yang optimal, dan penguatan personel Polantas, Korlantas Polri optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 akan berjalan lebih tertib, aman, dan terkendali.

