Geger! Ribuan ASN Jakarta Dilatih Militer, Ada Apa?
zonamerahnews – Jakarta – Sebanyak empat ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 49 kementerian dan lembaga di Ibu Kota akan digembleng dalam pelatihan komponen cadangan (Komcad) mulai April 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan pertahanan negara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara, dengan tujuan utama menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta Tanah Air di kalangan abdi negara.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa pelatihan dasar militer ini akan menyasar ASN yang berusia antara 18 hingga 35 tahun. "Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang," kata Sjafrie di Bogor, Sabtu (31/1). Ia menegaskan bahwa partisipasi ASN dalam Komcad tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran TNI sebagai garda terdepan keamanan, melainkan untuk meningkatkan semangat melayani masyarakat dan negara secara lebih tinggi.
Senada, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan dari konsep "kesemestaan pertahanan", di mana seluruh elemen bangsa diharapkan terlibat aktif dalam menjaga kedaulatan negara. "Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan, dan kita akan harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad," ujar Donny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
Donny menambahkan, pihaknya telah meminta daftar nama-nama ASN dari kementerian/lembaga terkait untuk kemudian diseleksi. Pelatihan Komcad ini direncanakan berlangsung selama sekitar dua bulan. Ia meyakinkan bahwa durasi pelatihan yang relatif singkat ini tidak akan mengganggu tugas pokok dan fungsi ASN di instansi masing-masing. "Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini, setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya," jelas Donny.
Brigjen Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, mengonfirmasi bahwa jadwal dimulainya pelatihan adalah April 2026. Saat ini, pengaturan teknis seperti tahapan, kuota per instansi, dan mekanisme pelaksanaan masih dalam tahap koordinasi intensif. Komcad sendiri, sesuai Pasal 28 ayat 2 UU No. 23 Tahun 2019, bersifat sukarela sebagai bentuk pengabdian dalam usaha pertahanan negara.

