Kasus Pemukulan RW Tak Diselesaikan, Pasukan GR2M Serang Polrestabes Makassar

oleh -6 views

Zonamerahnew.com – Kasus pemukulan Ketua RW 05 di Kecamatan Mariso, Muh Jufri Dg Talli (47), berujung demonstrasi di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar Sulawesi Selata. Kamis (4/1/2018).

Ratusan RT/RW se-Kota Makassar yang tergabung dalam Gerakan RT/RW se-Kota Makassar (GR2M) mendatangi Mapolrestabes Makassar untuk mempertanyakan kasus penganiayaan yang menimpa Ketua RW 05 Muh Jufri Dg Talli, agar proses hukum dipercepat

BACA : Dipukul Hingga Bibir Jontor, Ketua RW Laporkan Tim Pemenangan Appi-Cicu ke Polisi

“Kita mempertanyakan kasus penganiayaan salah satu ketua RW di Mariso dan kita minta agar proses hukumnya agar dipercepat,” kata Sekretaris GR2M, dalam aksi unjuk rasa di Mapolrestabes Makassar.

Menurutnya, bahwa pihaknya meminta agar kasus tersebut dipercepat karena adanya kekuatiran peristiwa itu bakal terulang lagi pada ketua RT/RW yang lainnya. Sebab potensi politik sudah sangat tinggi di Sulsel khususnya di Kota Makassar

“Sehingga aksi-aksi kejahatan seperti penganiayaan rentan terjadi. Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian harus tegas memperlihatkan ketegasannya dalam menindak pelaku kejahatan agar tidak terjadi lagi” ujarnya

Dalam Aksi tersebut, para pengujuk rasa diterima langsung oleh Wakapolrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait untuk mendudukan persoalan ini, “Dan pak Waka berjanji akan mengambil alih kasus tersebut dan menindak lanjutinya,” kata salah satu pengunjuk rasa

Sebelumnya, Ketua RW 05, Muh Jufri Dg Talli (47), diduga dipukul oleh Tim Pemenangan Appi-Cicu di Jalan Nuri Baru tepatnya di Kantor Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Kamis, (28/12/2017) sekira pukul 10.00 Wita

Korban yang ditonjok mengalami luka robek pada bibir bagian kiri hingga mendapatkan jahitan. Kemudian korban bersama Lurah, Ketua Forum LPM dan Tim Hukumnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Mariso. Dan melaporkan pelaku dengan tindak pidana penganiayaan, berdasarkan laporan polisi nomor : LP/420/XII/2017/Restabes Makassar/Sektro Mariso, tanggal 28 Desember 2017

Berdasarkan keterangan korban, insiden pengeroyokan itu bermula saat Muh Jufri berada di Kantor Lurah Tamarunang, Kecamatan Mariso.

Tidak lama kemudian, korban didatangi oleh enam orang. Selanjutnya salah satu orang yang bernama Ahmad Takko memanggil korban untuk keluar dari Kantor Lurah tersebut

Saat korban keluar Kantor dari Kelurahan Mariso, Ahmad Takko bertanya kepada korban terkait baliho yang rusak dan robek di wilayah tersebut.

Belum sempat membalas dari pertanyaan Ahmad Takko, salah seorang yang diduga teman Ahmad Takko langsung memberikan pukulan ke arah wajah Muh Jufri sebanyak satu kali dan mengenai tepat pada bagian bibir atas sebelah kanan. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada bibir dalam kiri bagian atas

Atas insiden tersebut, kemudian korban melaporkannya ke Polsek Mariso, guna untuk proses hukum lebih lanjut

 

(Isman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.