Demo Tolak RUU KUHP di Makassar Ricuh, Tiga Wartawan Dipentung

oleh -9.210 views
Salah satu wartawan di Makassar dipentung oleh oknum polisi saat meliput aksi demo (Foto Istimewah)

Zonamerahnews.com – Tiga wartawan yang meliput aksi penolakan pengesahan UU KPK dan Revisi KUHP di depan Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, mendapat tindak kekerasan dari oknum polisi, Selasa (24/9/2019)

Mereka masing-masing Muhammad Darwi Fathir Wartawan LKBN ANTARA, Saiful Wartawan inikata.com (Sultra) dan Ishak Pasabuan Wartawan Makassar Today.

“Saya dipukul saat ambil gambar di depan Kantor DPRD Sulsel,” kata Ishak salah satu wartawan yang juga menjadi korban tindakan kekerasan

Dia mengatakan pemukulan terhadap dirinya berawal saat kepolisian mengejar mahasiswa yang berhamburan setelah tembakan gas air mata. Ishak terus mengambil gambar hingga dilarang polisi.

“Sempat saya dilarang, tapi saya meliput, jadi terus ambil gambar,” imbuhnya.

Saat mengambil gambar, Ishak mengaku, ditarik dan dipegang oleh dua anggota polisi. Tiba-tiba saja polisi lain datang menendang perut dan bagian belakang Ishak.

Selain Ishak, wartawan LKBN ANTARA, Darwin Fatih, juga dipukul oleh oknum polisi. Darwin menerangkan polisi memukulnya membabi buta.

Darwin mengatakan dipukul setelah mengambil gambar. Dia mengaku dipukul dengan pentungan bertubi-tubi.

Beruntung dirinya masih bisa menahan beberapa pukulan, namun tetap mengalami luka di kepala.