Buntut Pemeriksaan Kantor Daerah Jeneponto, Diduga Soal Jembatan Bosalia

oleh -4 views
Tim Tipikor Polda Sulsel saat melaku penggeledahan di Kantor Daerah Jeneponto

Zonamerahnews.com – Pembangunan Jembatan yang menghubungkan antara Kelurahan Sidenre dengan Kelurahan Monro Monro kampung Bosalia, di Kecamatan Binamu masih menyisakan pertanyaan.

Pembangunan jembatan Bosalia tersebut kini mangkrak dan tidak diselesaikan pihak rekanan.

Direktur Investigasi LSM Lipa’ Sabbe menyoroti pihak rekanan dari PT. Trikarya Utama Cendana diduga tidak mampu menyelesaikan pekerjaan jembatan tersebut.

“Wajar saja Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Jeneponto memeriksa pihak terkait termasuk mantan kepala dinas Pekerjaan Umum Jeneponto Ir.Abdul Malik, dan kami apresiasi Kejari Jeneponto”, tutur Naswan Daeng Nguba, Sabtu (20/7/2019)

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jeneponto, Abdul Malik telah diperiksa oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Jeneponto.

Pemeriksaan itu pada hari Senin tanggal 1 Juli 2019, terkait kapasitasnya sebagai pejabat Penggunaan Anggaran (PA) pada pembangunan proyek pembangunan Jembatan Bosalia yang diduga telah terjadi tindak pidana korupsi.

Pada pengambilan berkas beberapa waktu yang lalu di kantor daerah Jeneponto diduga berkaitan dengan kelengkapan berkas proyek jembatan Bosalia.

“Rekanan jembatan tersebut dikerjakan oleh PT. Trikarya Utama Cendana dengan total anggaran lebih dari Rp 4 Miliar yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2016, kami harap Kejari tidak tebang pilih menegakkan Hukum”, tegasnya.

Pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Kelurahan Sidenre dengan Kelurahan Monro Monro, di Kecamatan Binamu tidak diselesaikan pihak rekanan.

Sehingga kuat dugaan terjadi tindak pidana korupsi yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 600 juta.

 

 

 

(Syukri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.