zonamerahnews.com –
Sebelas personel kepolisian kini menghadapi pemeriksaan serius Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Selatan

Ini terkait insiden tragis tewasnya Rafli seorang pemuda 19 tahun di Makassar
Rafli diduga tertembak saat pembubaran tawuran
Jumlah polisi yang diperiksa terus bertambah dari semula hanya lima petugas
Kabar ini mengejutkan publik dan memicu banyak pertanyaan
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto membenarkan informasi ini
Beliau menjelaskan total 11 personel yang bertugas saat kejadian telah diperiksa
Dua warga sipil juga turut dimintai keterangan oleh Propam
Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya
Terkait peluru yang mengenai korban uji balistik masih berlangsung
Laboratorium Forensik Cabang Makassar sedang bekerja keras
Mereka akan menentukan jenis peluru serta kalibernya
Hasil uji balistik ini sangat dinantikan untuk kejelasan kasus
Selain itu polisi juga menyelidiki kasus pembakaran
Posko siaga Tripika dan sepeda motor milik Bhabinkamtibmas Polsek Bontoala hangus terbakar
Insiden ini terjadi setelah Rafli dinyatakan meninggal dunia
Penyidik terus mencari pelaku dan alat yang digunakan dalam aksi pembakaran
Keluarga Rafli telah melapor ke Polsek Tallo
Namun kasus ini akan diambil alih Polrestabes Makassar
Polda Sulawesi Selatan melalui Krimum akan memberikan asistensi
Langkah ini diharapkan membawa keadilan bagi korban dan keluarga

