zonamerahnews.com – Pulau Dewata Bali kembali digegerkan oleh penemuan tragis Seorang warga negara Rusia bernama G Artem 40 tahun ditemukan tak bernyawa di dasar tebing curam kawasan Tanjung Mebulu Desa Pecatu Kuta Selatan Badung pada Sabtu sore Penemuan ini mengakhiri pencarian intensif yang telah berlangsung sejak pagi hari setelah korban dilaporkan menghilang
Sebelumnya tim SAR gabungan melancarkan operasi pencarian terhadap G Artem yang tak kunjung memberi kabar sejak Rabu 23 September Laporan dugaan hilangnya pria Rusia itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Sabtu pagi sekitar pukul 0540 WITA Minimnya informasi lanjutan serta saksi mata membuat petugas siaga berkoordinasi dengan Polsek Kuta Selatan dan Babinsa Pecatu Petunjuk awal datang dari laporan masyarakat tentang sebuah sepeda motor dan helm yang terparkir di sekitar Tebing Karang Boma Kuta Selatan yang kemudian diamankan polisi

Upaya pencarian difokuskan di area pinggir tebing termasuk menggunakan drone thermal pada pukul 1145 WITA namun belum membuahkan hasil Lima menit berselang tim SAR justru menerima informasi mengejutkan dari warga setempat yang mencium aroma tak sedap di sekitar lokasi Setelah disisir masyarakat menemukan jenazah G Artem di antara bebatuan di bawah tebing Untuk memastikan posisi korban dari jarak dekat warga berinisiatif menggunakan drone pribadi
Setelah lokasi korban dipastikan tim SAR gabungan segera bergerak menuju posisi melalui jalur Pantai Nyang Nyang pada pukul 1310 WITA Medan yang ekstrem dengan jalur terjal dan bebatuan menjadi tantangan berat bagi tim evakuasi Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Wahyu Sidhiarta menjelaskan kendala utama adalah air pasang sehingga tim harus menunggu air surut Akhirnya pada pukul 1500 WITA jenazah G Artem berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan menuju pesisir Pantai Nyang Nyang
Usai dievakuasi jasad korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Klinik Nusa Medika menuju Rumah Sakit Prof Ngoerah Kota Denpasar untuk proses penanganan lebih lanjut Insiden ini menambah daftar panjang kasus tragis yang menimpa WNA di Bali dan memicu pertanyaan mengenai keamanan di lokasi wisata ekstrem

