Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terkuak KPU Solo Tak Cek Langsung Ijazah Gibran Luar Negeri

    08-10-2026 - 06.05

    Kepala Sekolah Lengser Imbas Bully Maut di SD Pemalang

    08-10-2026 - 03.35

    Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor

    08-10-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Terkuak KPU Solo Tak Cek Langsung Ijazah Gibran Luar Negeri
    • Kepala Sekolah Lengser Imbas Bully Maut di SD Pemalang
    • Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor
    • DPR Buka Kartu Soal Putusan MK Gibran
    • Terungkap Kondisi Korban Ledakan Surabaya Usai Operasi
    • 6 Jam Lebih Diperiksa KPK Rita Widyasari Akui Ini
    • Pesta Rakyat Kelapa Gading Meriah UMKM Panen Rupiah
    • Aktivis Mahasiswa Divonis Bui Kasus Timpa Teks
    Kamis, 8 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor
    Nasional

    Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor

    08-10-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor

    zonamerahnews.com – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang Pondok Pinang Kebayoran Lama Jakarta Selatan seorang wanita berinisial LK melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Kekerasan ini diduga terjadi setelah LK menyuarakan keberatan atas bisingnya suara petasan yang memeriahkan acara Maulid Nabi di wilayah tersebut. Aduan resmi telah disampaikan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin 5 Oktober lalu.

    Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi pada Rabu 7 Oktober membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden yang dialami LK mengarah pada dugaan pengeroyokan dan penganiayaan. Menurut pengakuan korban LK diduga didorong rambutnya dijambak dan menerima pukulan saat memprotes suara petasan. Pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini dengan melakukan pemeriksaan visum terhadap korban untuk mengumpulkan bukti medis.

    Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sebelumnya upaya mediasi sempat ditempuh dua kali antara warga yang terganggu dengan pihak penyelenggara acara namun menemui jalan buntu. Mediasi pertama yang diprakarsai oleh Ketua RW gagal karena penyelenggara tidak hadir secara langsung. Mediasi kedua di kantor kelurahan yang difasilitasi oleh Lurah Pondok Pinang juga tidak menghasilkan kesepakatan.

    AKP Joko Adi menegaskan bahwa laporan yang disampaikan LK bukan mengenai kegiatan keagamaan itu sendiri melainkan fokus pada tindakan kekerasan yang dialaminya saat mencoba menyampaikan protes. Sebagai barang bukti pelapor turut menyertakan rekaman peristiwa serta surat pengantar visum. Saat ini penyelidikan mendalam masih terus berlangsung untuk menelusuri identitas dan jumlah terduga pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

    Kericuhan ini bermula dari kegiatan Maulid Nabi yang diwarnai suara petasan bersahutan hingga Sabtu 3 Oktober dini hari. Suara bising tersebut mengusik ketenangan dan jam istirahat warga sekitar. Seorang ibu lain bernama Amanda Andono yang mencoba memprotes justru menghadapi intimidasi dan ancaman kekerasan dari sekelompok orang. Amanda menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan reuni akbar keluarga besar yang berlangsung dari pagi hingga tengah malam.

    Lurah Pondok Pinang Dina Roslina mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan penyelenggara kegiatan tersebut memang belum mengantongi izin resmi dari pihak kepolisian meskipun telah berkoordinasi dengan RT RW serta babinsa setempat. Dina menambahkan bahwa panitia menyesali tindakan yang mungkin timbul akibat emosi sesaat yang berujung pada indikasi kekerasan yang dirasakan oleh para korban.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Terkuak KPU Solo Tak Cek Langsung Ijazah Gibran Luar Negeri

    08-10-2026 - 06.05

    Kepala Sekolah Lengser Imbas Bully Maut di SD Pemalang

    08-10-2026 - 03.35

    DPR Buka Kartu Soal Putusan MK Gibran

    07-10-2026 - 22.35

    Terungkap Kondisi Korban Ledakan Surabaya Usai Operasi

    07-10-2026 - 22.05

    6 Jam Lebih Diperiksa KPK Rita Widyasari Akui Ini

    07-10-2026 - 18.35

    Pesta Rakyat Kelapa Gading Meriah UMKM Panen Rupiah

    07-10-2026 - 18.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Terkuak KPU Solo Tak Cek Langsung Ijazah Gibran Luar Negeri

    Nasional 08-10-2026 - 06.05

    zonamerahnews.com – Sebuah fakta mengejutkan terungkap mengenai proses verifikasi dokumen pendidikan Wakil Presiden terpilih Gibran…

    Kepala Sekolah Lengser Imbas Bully Maut di SD Pemalang

    08-10-2026 - 03.35

    Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor

    08-10-2026 - 03.05

    DPR Buka Kartu Soal Putusan MK Gibran

    07-10-2026 - 22.35
    Our Picks

    Terkuak KPU Solo Tak Cek Langsung Ijazah Gibran Luar Negeri

    08-10-2026 - 06.05

    Kepala Sekolah Lengser Imbas Bully Maut di SD Pemalang

    08-10-2026 - 03.35

    Protes Petasan Maulid Berujung Kekerasan Wanita Melapor

    08-10-2026 - 03.05

    DPR Buka Kartu Soal Putusan MK Gibran

    07-10-2026 - 22.35
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.