zonamerahnews.com – Gelombang perubahan besar menerjang tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto baru saja mengumumkan mutasi akbar yang menyentuh ratusan perwira tinggi dan menengah, menandai perombakan signifikan di jajaran kepolisian. Kebijakan ini tidak hanya merombak sejumlah pejabat utama di Markas Besar Polri, tetapi juga mengganti pimpinan di 19 Kepolisian Daerah.
Keputusan penting ini tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/2205/X/KEP/2026, yang dikeluarkan pada tanggal 2 Oktober 2026 atas nama pucuk pimpinan Polri. Para perwira yang terkena rotasi diinstruksikan untuk segera menempati posisi baru mereka paling lambat dalam waktu 14 hari sejak penetapan surat keputusan tersebut.

Beberapa posisi kunci di Mabes Polri mengalami pergantian pucuk pimpinan. Jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) kini diemban oleh Komjen Asep Edi Suheri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Ia mengambil alih tongkat estafet dari Komjen Wahyu Widada yang kini mengemban tugas baru di Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional.
Selanjutnya, tongkat kepemimpinan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri (Kabaintelkam) beralih ke tangan Irjen Dedy Kusuma Bakti, menggantikan Komjen Yuda Gustawan yang mendapat penugasan di Kantor Staf Kepresidenan. Tak ketinggalan, kursi Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) kini diduduki oleh Irjen Asep Safrudin, menggantikan Komjen Syahardiantono yang juga dipindahtugaskan ke KSP.
Pergantian juga terjadi di posisi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam), yang kini dijabat oleh Irjen Hery Herjawan, mantan Kapolda Riau. Ia menggantikan Komjen Karyoto yang akan memasuki masa purnabakti. Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) kini dipimpin oleh Irjen Rudi Darmoko, yang sebelumnya adalah Kapolda NTT. Rudi menggantikan Komjen RZ Panca Putra yang mendapat amanah baru di Kementerian Hukum.
Selain itu, beberapa perwira tinggi lainnya juga menduduki posisi strategis baru. Irjen Andik Setiyono kini menjabat sebagai Asisten Perencanaan Umum dan Anggaran Kapolri, sementara Brigjen Agus Dwi Hermawan diangkat sebagai Asisten Logistik Kapolri, dan Brigjen Deni Dharmapala sebagai Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri.
Jajaran pimpinan lain yang turut dirotasi meliputi Irjen Mahmud Nazly Harahap sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan, Irjen Roberto GM Pasaribu sebagai Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri, serta Brigjen Tubagus Ami Prindani sebagai Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror. Posisi Kepala Divisi Hukum kini dipegang oleh Irjen Ahrie Sonta, Kepala Koordinator Penindakan Tindak Pidana Korupsi oleh Irjen Arie Ardian Rishadi, dan Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polri dipercayakan kepada Kombes Didik Hariyanto.
Tak hanya di pusat, perombakan besar ini juga menyentuh jajaran kewilayahan dengan adanya pergantian di 19 jabatan Kapolda. Detail lengkap mengenai nama-nama Kapolda yang bergeser akan diumumkan lebih lanjut.

