zonamerahnews.com – Sebuah insiden memilukan mengguncang Kabupaten Tangerang. Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun ditemukan tak bernyawa setelah terperosok ke dalam cekungan bekas galian pasir yang sangat dalam. Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Jatake Kecamatan Pagedangan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Reihan, diduga kuat tenggelam saat mencoba menolong temannya yang terpeleset di tepi lubang galian pada Jumat siang. Upaya heroik itu justru berujung fatal, menyeret Reihan ke dasar galian yang diperkirakan memiliki kedalaman lebih dari 20 meter.

Tim SAR gabungan dari Basarnas dan BPBD Kabupaten Tangerang berjibaku selama kurang lebih 26 jam untuk menemukan jasad Reihan. Proses pencarian yang dimulai sejak Jumat siang itu menghadapi tantangan besar akibat kondisi galian yang ekstrem. Kedalaman air yang mencapai puluhan meter memaksa petugas penyelam untuk bekerja secara bergantian dan menyisir beberapa titik krusial.
Rifan, salah satu petugas Basarnas, menjelaskan bahwa Reihan akhirnya ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB. "Korban ditemukan sekitar dua meter dari titik awal ia terjatuh. Kesulitan utama kami adalah kedalaman lokasi yang lebih dari 20 meter. Sejak pagi, kami melakukan penyelaman intensif selama dua jam dengan beberapa kali pergantian penyelam," terang Rifan.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Reihan segera dibawa ke RSUD Tangerang untuk menjalani pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab pasti kematian. Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor Pagedangan telah memulai penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi lengkap insiden tragis ini.

